Pemkab Inhu Kehilangan PAD hingga Rp700 Juta Tiap Tahun

1.291
Ilustrasi -Dok: CDN
RENGAT – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp700 juta setiap tahun, dengan dihentikannya proses pemeriksaan kendaraan bermotor (KIR) oleh pemerintah pusat.
“Kami mengikuti arahan, saat ini terpaksa dihentikan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Indragiri Hulu Erpandi, di Rengat, Sabtu (11/8/2018).
Dia mengatakan, selama ini uji KIR merupakan salah satu penyumbang PAD terbesar di Indragiri Hulu, maka semua petugas diminta untuk melaksanakan tugas dengan baik dan secara optimal.
Sejak Rabu (8/8), sudah dikeluarkan pengumuman terkait ditutupnya pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Kabupaten Inhu. “Kami berharap, uji KIR dapat dilaksanakan kembali pada waktu mendatang,” pintanya.
Selain itu, uji KIR kendaraan juga berdampak kepada pemilik kendaraan, misalnya uji di tempat lain yang letaknya jauh, memerlukan waktu dan biaya tinggi serta keselamatan dalam berkendaraan.
Masyarakat Indragiri Hulu menilai positif dengan adanya kebijakan menghentikan uji KIR kendaraan, karena memotivasi instansi tersebut untuk lebih menyempurnakan fasilitas dan pelayanan di daerah.
“Pusat menghentikan itu pasti memiliki alasan kuat,” sebut Yudi, warga Inhu.
Menurut dia, sebelum dihentikan, dipastikan ada evaluasi, survei dan penilaian, karena tidak lolos, maka dihentikan. Hal ini mencerminkan lemahnya sejumlah item penilaian yang ada di Dinas Perhubungan Inhu.
Memang, diakui dampak dengan disetopnya uji KIR tersebut, PAD Inhu berkurang, itu adalah sebuah risiko, selain itu diyakini juga akan ada kesempatan instansi tersebut untuk melakukan pembenahan dan penyempurnaan sesuai arahan.
Pengujian kendaraan bermotor disebut juga uji KIR adalah serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa bagian-bagian kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan.
“Semua pihak harus berbenah diri,” pintanya. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.