Pemkot Singkawang Ingatkan Waspada ‘Human Trafficking’

170
Ilustrasi -Dok: CDN
PONTIANAK – Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan, mengajak masyarakat kota setempat untuk mewaspadai berbagai modus human trafficking, yang marak dilakukan, salah satunya melalui perekrutan tenaga kerja Indonesia.
“Kita sangat menolak yang namanya Human Trafficking. Untuk itu, masyarakat harus mewaspadai berbagai modus yang dilakukan oknum yang berniat melakukannya,” kata Irwan, di Singkawang, Kamis (30/8/2018).
Dikatakan Irwan, kalau pun ada dari masyarakat Kota Singkawang yang berkeinginan bekerja ke luar negeri, maka prosedur yang ada harus dilalui, karena perlu kejelasan-kejelasan mengenai tempat kerja. Sehingga, tenaga kerja menjadi legal dan mendapatkan perlindungan dari negara.
“Kita tidak menginginkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan hingga pidana perdagangan orang,” tuturnya.
Irwan juga mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Imigrasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat positif. Sehingga sudah sepantasnya Pemkot Singkawang berterimakasih kepada Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kakanwil Hukum dan HAM Kalbar, menjadikan Singkawang tempat penyelenggaraan kegiatan ini.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kerjasama Keimigrasian RI, Effendy Peranginangin, mengatakan, kerja sama dengan Pemkot Singkawang tujuannya supaya masyarakat memperoleh informasi yang tepat, untuk melakukan perjalanan luar negeri, menghindari tindak pidana perdagangan orang dan pekerja nonprosedural.
“Sosialisasi dimaksudkan, agar masyarakat memahami, jangan melihat enaknya saja kalau mau bekerja di luar negeri. Tapi, persyaratan-persyaratan dengan benar harus dipatuhi,” katanya.
Imigrasi, katanya, adalah pintu terakhir dalam rangka memberangkatkan siapapun kalau ke luar negeri.
“Untuk bekerja tentu ada institusi di bawah sebelumnya, sehingga perjalanan itu menjadi perjalanan yang baik,” katanya. (Ant)
Lihat juga...

Isi komentar yuk