Pencarian Wisatawan Hilang di Perairan Mansinam, Tujuh Hari

280
Ilustrasi pencarian korban hilang - Foto: Dok. CDN

MANOKWARI — Tim Search And Rescue (SAR) akan terus melakukan pencarian hingga hari ketujuh terhadap Kiatwansyah, wisatawan asal Batam, yang hilang di perairan Pulau Mansinam.

Kepala Kantor Basarnas Manokwari, George Leo Mercy Randang, mengatakan tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, Polda Papua Barat, Satpol Air Polres Manokwari, Komunitas Selam Universitas Papua (Unipa), Komunitas Molo, serta Palang Merah Indonesia(PMI), serta tim penyelam dari kapal Kurabesi Explorer sudah berusaha optimal dalam pencarian tersebut.

“Kami belum berhasil menemukan korban hingga hari ketiga ini. Hari ini pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi (13/8),” kata dia di Manokwari, Minggu *12/8/2018).

Proses pencarian pada Minggu, sudah diperluas untuk menelusuri keberadaan korban. Rapat evaluasi pun sudah dilakukan untuk menentukan tindakan pada proses pencarian pada hari keempat.

Ia menyebutkan dalam upaya pencarian di dasar laut, tim sudah melakukan pencarian hingga kedalaman 30 meter. Penyelam profesional dari berbagai instansi terlibat dalam upaya itu.

Tim terus berusaha seoptimal mungkin dalam pencarian itu. Tim penyelam dari kapal Kurabesi Explorer masih terlibat aktif dalam pencarian, “Hari ini keluarga korban datang, beliau melihat langsung proses pencarian serta ikut juga dalam evaluasi yang kami lakukan bersama seluruh tim,” ujarnya.

Selain pencarian di dasar laut, tim bergerak di permukaan pun terus melakukan penyisiran secara bergantian.

“Kami juga menyisir pantai. Peta pencarian hari ini diperluas, pencarian di dasar, permukaan termasuk pesisir pantai,” kata George.

Pencarian kemarin, lanjutnya, dilakukan pada radius 700 meter dari bibir pantai Pulau Mansinam. Tim dibagi dalam beberapa regu untuk melakukan pencarian di berbagai arah.

Sesuai standar operasi pelaksanaan, pencarian akan dilakukan hingga hari ketujuh setelah kejadian tersebut. Jika belum ditemukan dalam tujuh hari tindakan selanjutnya hanya bersifat monitoring.

“Kami sudah sebarkan informasi kepada masyarakat, nelayan di seluruh wilayah Manokwari. Kalau melihat atau menemukan korban tolong segera sampaikan ke kami, bisa juga ke pos polisi terdekat,” ujarnya.

Dari proses pencarian selama ini, pihaknya terus melakukan evaluasi. George berharap, korban segera ditemukan sebelum masa pencarian berakhir. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...