Pendaftaran Pemotongan Hewan Kurban di RPH Yogya Sudah Penuh

125
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto, -Dok: CDN
YOGYAKARTA – Layanan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan Giwangan Yogyakarta, pada hari “H” Idul Adha langsung penuh saat pendaftaran dibuka, dengan 52 ekor sapi yang akan disembelih.
“Jumlah tersebut sudah cukup banyak. Sebenarnya, jumlah maksimal sapi yang bisa kami tangani pada penyembelihan hari ‘H’ Idul Adha hanya sekitar 40 ekor,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Minggu (5/8/2018).
Hal tersebut disebabkan banyak masyarakat menginginkan penyembelihan hewan kurban sudah bisa selesai sebelum pukul 12.00 WIB, karena masih harus dibagi-bagikan ke warga di lingkungan sekitar.
Meskipun jumlah sapi yang akan disembelih pada hari “H” Idul Adha cukup banyak, Sugeng akan mengupayakan penyembelihan bisa diselesaikan sebelum tengah hari, dengan mengoptimalkan jumlah petugas di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan.
“Kami juga akan dibantu oleh sekitar 30 tenaga pengulit sapi. Jika memungkinkan, akan coba kami tambah lagi,” kata dia.
Pada pelayanan hari “H” Idul Adha, sapi hanya akan dipotong menjadi enam bagian, dan kemudian diserahkan ke takmir masjid yang akan membaginya menjadi bagian lebih kecil sebelum dibagikan ke masyarakat.
RPH Giwangan memiliki dua lane penyembelihan sapi. Setiap jagal bisa melakukan penyembelihan dalam waktu lima menit, dengan proses penggiringan sapi dari kandang hingga lane penyembelihan sekitar 10 menit.
Seperti tahun sebelumnya, layanan penyembelihan hewan kurban di RPH Giwangan tidak akan dipungut biaya, namun hanya berlaku untuk warga Kota Yogyakarta.
“Permintaan pemotongan dari luar Kota Yogyakarta akan dipungut biaya Rp30.000 per sapi,” katanya.
Penyembelihan hewan kurban di RPH Giwangan akan dilayani selama empat hari. Pada hari kedua sudah sekitar 30 sapi yang akan disembelih, sedangkan pada hari ketiga dan keempat masih kosong.
Layanan pada hari kedua hingga keempat, sapi bisa dipotong menjadi bagian-bagian lebih kecil, karena penyembelihan dilakukan sejak pukul 24.00 WIB hingga 12.00 WIB.
“Selain sapi, kami juga membuka layanan penyembelihan untuk kambing. Tetapi tidak masuk dalam penghitungan, karena menyembelih kambing bisa dilakukan lebih cepat dan ditangani oleh satu tenaga saja,” katanya.
Sugeng memperkirakan, akan ada sekitar 130 ekor sapi atau hewan kurban yang akan dipotong di RPH Giwangan pada tahun ini.
“Daging hewan kurban yang disembelih di RPH Giwangan dijamin aman, sehat, utuh, dan halal,” katanya. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.