Pengerjaan Drainase dan Talut di Kota Yogya Capai 70 Persen

1.065
Pengerjaan drainase, ilustrasi -Dok: CDN
YOGYAKARTA – Sejumlah paket pekerjaan drainase dan talut yang menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, rerata sudah mencapai sekitar 70 persen.
“Ada beberapa pekerjaan, seperti pembangunan talut di Kotabaru, pembangunan drainase di Jalan Setiyaki, Prawirotaman dan Bimo Sakti rata-rata sudah mencapai sekitar 70 persen. Termasuk pekerjaan dengan anggaran cukup besar, yaitu drainase di Jalan Babaran,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, Aki Lukman, di Yogyakarta, Minggu (12/8/2018).
Aki menyebut, untuk tahap pembangunan talut Sungai Code di Kotabaru, perlu dilakukan penutupan jalan dalam waktu dekat, karena pekerjaan akan memasuki tahap pemasangan penahan dinding.
“Kami perlu menutup jalan total, sehingga pengguna jalan perlu mencari alternatif jalan lain,” katanya.
Pekerjaan perbaikan talut Sungai Code di Kotabaru tersebut diperlukan, karena kondisi talut lama sudah rusak dan pekerjaan tersebut sempat tertunda beberapa kali, sebelum direalisasikan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar.
Menurut Aki, hampir tidak ditemui kendala dalam seluruh pekerjaan yang dilakukan, dan diharapkan seluruh pekerjaan yang menyangkut drainase maupun talut sudah bisa diselesaikan September.
Hal tersebut, lanjut Aki, dilakukan agar tidak lagi ada tahapan pekerjaan penting yang masih harus diselesaikan, saat Kota Yogyakarta memasuki musim hujan.
“Harapan kami, keberadaan drainase baru dan talut yang lebih kokoh tersebut sudah dapat berfungsi saat musim hujan untuk mengurangi genangan,” katanya.
Saat ini, di Kota Yogyakarta diperkirakan masih ada 23 potensi titik genangan dan ditargetkan pengurangan di dua titik genangan, yaitu di Jalan Bimo Sakti dan di Jalan Secodiningratan.
Potensi titik genangan yang sudah berhasil ditangani oleh Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Yogyakarta, di antaranya di sekitar Makam Kuncen, sekitar Jalan Wirotomo Kecamatan Tegalrejo, dan Jalan Kusbini, meskipun pengurangannya belum mampu menuntaskan genangan yang muncul. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.