Petani di Lombok Harapkan Harga Jual Kacang Kacang Tanah Mahal

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

459

LOMBOK — Pertumbuhan tanaman kacang tanah milik petani Lombok, Nusa Tenggara Barat pada musim tanam tahun ini cukup bagus. Didukung pengairan yang cukup, membuat tanaman tumbuh subur dengan dedaunan tebal.

“Cukup bagus pertumbuhan tanaman kacang musim tanam tahun ini, karena kebutuhan pengairan selama masa pertumbuhan cukup,” kata Ismail petani kacang tanah, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (27/8/2018).

Ismail, petani kacang tanah, Lombok Tengah. Foto: Turmuzi

Dengan pertumbuhan tersebut, hasil panen dipastikan akan melimpah dengan biji lebat dan besar, sehingga berpengaruh terhadap berat kacang saat dijual.

Dengan kondisi tersebut, Ismail berharap harga jual biji kacang tanah kering saat musim panen tiba akan lebih mahal dari biasanya agar petani bisa menikmati keuntungan.

“Bagaimanapun sebagai petani, tentu berharap supaya hasil panen tanaman pertanian ditanam bisa mendatangkan keuntungan lebih,” katanya.

Harapan sama juga diungkapkan Fatimah, petani kacang tanah lainnya, supaya harga pada musim panen tahun ini bisa lebih baik, mengingat biaya dikeluarkan tidak sedikit.

Dari proses menyiapkan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen semua pakai biaya, sehingga wajar kemudian semua petani memiliki harapan sama.

“Kalau tahun lalu, harga kacang tanah kering per kwintalnya antara Rp1.000.000 hingga Rp1.200.000, tahun ini harapannya bisa lebih dari itu,” katanya.

Fatimah pun berharap, pertumbuhan kacang tanah tidak ada kendala seperti terserang hama penyakit dan tikus hingga masa panen tiba.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.