Polda Riau Sita Sabu-sabu Senilai Rp230 Miliar

175
Sabu-sabu, ilustrasi - Dok: CDN
PEKANBARU – Kepolisian Daerah Riau menyatakan sebanyak 232,46 kilogram sabu-sabu senilai Rp230 miliar lebih disita sepanjang Januari hingga awal Agustus 2018.
“Kondisi ini cukup mengkhawatirkan, karena terjadi peningkatan empat kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Nandang, di Pekanbaru, Minggu (5/8/2018).
Selain sabu-sabu, Nandang juga mengatakan, lebih dari 130.869 butir pil ekstasi turut disita oleh Polda Riau dan jajaran sepanjang 2018 ini.
Sementara pada periode yang sama pada 2017, dia menuturkan, Polda Riau dan jajaran hanya menyita 55,34 kilogram sabu-sabu dari operasi masif yang digelar di seluruh Bumi Lancang Kuning tersebut.
Bahkan, angka pengungkapan selama delapan bulan pada 2018, juga tidak sebanding dengan pengungkapan sepanjang satu tahun 2017 lalu, hanya sebanyak 116 kilogram sabu-sabu.
Nandang menuturkan, maraknya peredaran narkoba tidak lepas dari begitu banyak pelabuhan tikus yang tersebar di sepanjang garis pantai Provinsi Riau. Sedangkan jumlah personel dan peralatan belum cukup memadai untuk mengawal daerah tersebut.
Selain itu, dia juga menilai keberadaan kurir-kurir narkoba yang menerima bayaran tidak seberapa, sementara narkoba yang mereka bawa dalam jumlah besar menjadi salah satu faktor maraknya peredaran di Riau.
“Untuk itu, saya meminta kepada masyarakat jangan sampai tergiur untuk menjadi kurir, karena ancaman hukuman sangat berat,” ujar Nandang, di sela gelar perkara pengungkapan 33 kilogram sabu-sabu di Riau tersebut.
Berdasarkan data yang dirilis Ditresnarkoba Polda Riau, terdapat 1.041 perkara yang ditangani sepanjang delapan bulan pertama tahun ini. Seluruh perkara itu menjerat 1.465 tersangka.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, menjadi jajaran dengan barang bukti sitaan terbesar mencapai 90,76 kilogram sabu-sabu, dan 66.915 ekstasi serta 4.600 pil happy five.
Jajaran Polres Bengkalis menempati posisi kedua dengan pengungkapan terbesar, dengan barang bukti mencapai 64,42 kilogram sabu-sabu, serta 47.000 lebih pil ekstasi.
Polresta Pekanbaru pada posisi ketiga, dengan total barang bukti sabu-sabu seberat 37,89 kilogram, 7.223 ekstasi dan 3.395 pil happy five.
Kemudian, Polres Dumai menempati posisi empat, dengan barang bukti sabu-sabu seberat 26,025 kilogram dan 1.633 ekstasi. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...