Polisi Antisipasi Kejahatan Jalanan Jelang Iven IMF di Bali

Editor: Koko Triarko

1.479
BADUNG — Jajaran Polsek Kuta Selatan dengan sigap membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) anti copet, guna untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dalam rangka memberikan rasa aman menjelang perhelatan IMF dan Annual Meeting World Bank, yang rencananya akan diselenggarakan pada Oktober, mendatang.
“Pembentukan Satgas Anti Copet itu sesuai dengan arahan Kapolda Bali. Sasarannya adalah segala bentuk tindakan kriminal jalanan termasuk copet dan jambret. Apalagi, kawasan kami merupakan tempat dilangsungkan rapat tersebut. Maka, kami akan lakukan pengaman maksimal,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, Iptu Muh Nurul Yaqin, saat ditemui Minggu, (12/8/2018).
Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, Iptu Muh Nurul Yaqin. -Foto: Sultan Anshori.
Menurut Yaqin, Tim Satgas Anti Copet itu terdiri dari personel gabungan dari Polda, Polres dan Tim Buser dari Polsek Kuta Selatan.
Mereka akan melakukan patroli selama 24 jam penuh. Daerah atau kawasan yang menjadi fokus pengaman adalah tempat-tempat yang dirasa kurang aman dan banyak aktivitas masyarakat serta wisatawan.
“Kalau untuk di daerah Kuta Selatan, kami akan lakukan pengamanan secara menyeluruh di tempat-tempat wisata. Misalnya, seperti Kampus atas Unud, pinggir pantai dan tempat-tempat lain yang dianggap rawan atas aksi kejahatan tersebut,” imbuh perwira asal Sulawesi ini.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengamanan beberapa tempat hiburan malam, dengan menugaskan beberapa personel khusus. Pihaknya juga melakukan pengamanan terhadap setiap delegasi peserta rapat IMF dari berbagai negara.
Pada 18 Oktober mendatang, akan digelar kegiatan rapat antarpimpinan Bank Dunia. Diperkirakan, ratusan pimpinan bank dunia dan delegasi dari setiap negara akan hadir, yang rencananya akan digelar di kawasan BTDC Nusa Dua, Badung, Bali.
Baca Juga
Lihat juga...