Polres Metro Jakbar Bongkar Pabrik Sabu Rumahan Berkualitas Impor

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

221

TANGERANG —- Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar pabrik sabu rumahan berkualitas impor di kawasan Perumahan Metland, Jalan Kateliya Elok II Nomor 12B, Cipondoh. Menurut Kapolres Kombes Hengki Harya, terbongkar kasus tersebut berdasarkan informasi warga.

Dipaparkan, pengungkapan merupakan hasil dari pengembangan dari penangkapan salah seorang pemilik narkotika di wilayah Jakarta Barat.

“Yang kita ungkap saat ini adalah lab rahasia. Dimana tersangka memproduksi narkotika jenis sabu dengan modus yang berbeda dari modus yang ada sebelumnya. Ini modus pertama yang kita temukan,” ungkap Kapolres di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu, (8/8/2018).

Sebelumnya, pelaku atas nama Pheng Chun pernah ditangkap pada tahun 2010 lalu oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat atas kasus serupa. Kendati demikian saat itu masih memakai bahan baku dari pasar gelap. Dia membuat dari bahan obat-obatan yang beredar di Indonesia.

“Saat bebas ilmunya lebih tinggi. Dia belajar membuat sabu dari internet dengan bahan yang digunakan obat-obatan yang gampang diperoleh seperti ephedrin, yodium, soda api, HCL, Toluen, alkohol dan lainnya. itu masih mudah didapatkan di pasaran Indonesia,” bebernya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi memperlihatkan pelaku yang diamankan. Foto: Lina Fitria

Hengki mengaku kualitas yang dihasilkan dari produksi Pheng Chun bahkan lebih bagus dari kualitas sabu lainnya. Dalam memproduksi, tersangka diketahui sebagai pemain tunggal.

Dengan ide kreatif dia mengambil bahan dari pasaran secara bebas, terlebih lagi hasilnya berkualitas internasional.

“Yang bersangkutan ada niatan memperbesar usaha ini. Semoga dengan adanya penangkapan ini, kita bisa lebih waspada dan menjadikan ini peringatan,” jelas dia.

Kapolres menambahkan, dalam sekali produksi Pheng Chun bisa menghasilkan sabu siap edar 300 gram per minggu. Pekerjaan kotor tersebut diduga sudah sejak satu tahun lalu.

“Per gramnya dia jual 700 ribu, dari bahan yang kami sita itu bisa menghasilkan sabu sebanyak 1-2 kilogram. Berati bisa milyaran ia dapat. Ini sudah ia lakukan sejak Mei 2017 lalu dengan wilayah edar Jakarta dan Tangerang,” terangnya.

Dari lokasi, selain mengamankan satu orang pelaku berinisial A-W alias Phengchun yang merupakan pemilik sekaligus pembuat Narkoba Jenis Sabu, polisi juga menyita sejumlah bahan kimia dan alat produksi.

Dari jumlah prekursor yang tersedia di TKP diperkirakan pelaku dapat memproduksi sabu sebanyak 10 hingga 15 kg, dengan omzet miliaran rupiah.

Baca Juga
Lihat juga...