Posdaya Sadewo, Entaskan Kemiskinan Warga Dusun Pereng

Editor: Satmoko Budi Santoso

169

YOGYAKARTA – Tak salah jika Posdaya Sadewo, ditetapkan sebagai salah satu posdaya berprestasi sekaligus posdaya rujukan yang ada di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Posdaya yang terletak di daerah terpencil, tepatnya Dusun Pereng, Bumirejo, Lendah, Kulon Progo ini masih tetap eksis dan aktif hingga kini, di tengah banyaknya kondisi posdaya yang mati suri.

Berdiri sejak tahun 2014 lalu, Posdaya Sadewo, hingga sekarang tetap aktif memberdayakan warga Dusun Pereng dalam berbagai bidang. Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan maupun ekonomi produktif.

“Awalnya, pemerintah kabupaten melakukan sosialisasi mengenai apa itu Posdaya. Kemudian kami diminta membentuk, dengan didampingi oleh sejumlah mahasiswa KKN dari APMD. Akhirnya terbentuklah Posdaya Sadewa,” ujar Ketua Dukuh Pereng sekaligus Ketua Posdaya Sadewa, Wasino.

Ketua Dukuh Pereng sekaligus Ketua Posdaya Sadewa, Wasino – Foto Jatmika H Kusmargana

Wasino menuturkan, pada saat awal pembentukan posdaya, ia mengaku merangkul sejumlah tokoh masyarakat untuk menjadi pengurus. Setelah kepengurusan terbentuk, ia kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti sejumlah program yang ada.

“Dusun Pereng ini memiliki sekitar 503 penduduk yang terbagi dalam 173 KK di 2 wilayah RW dan 5 wilayah RT. Mayoritas warga merupakan petani dan peternak. Karena masih ada sebagian masyarakat yang masuk kategori kurang mampu, maka program kita lebih fokus pada peningkatan ekonomi,” katanya.

Selain memiliki sejumlah program seperti bank sampah di bidang lingkungan, hingga program kampung bebas asap rokok di bidang kesehatan, Posdaya Sadewa juga memiliki banyak program di bidang ekonomi.

Mulai dari produksi olahan makanan melalui KWT, pengolahan warung Posdaya, hingga pemberian bantuan modal usaha melalui koperasi simpan pinjam Tabur Puja.

“Semua program tersebut hingga saat ini masih terus berjalan. Bahkan semakin berkembang, ditujukan dengan semakin banyaknya warga yang ikut dan terlibat dalam berbagai program,” katanya.

Keberadaan Posdaya di Dusun Pereng, selama hampir 4 tahun terakhir, diakui Wasino, memberikan manfaat cukup besar bagi peningkatan kesejahteraan warga desa. Selain dapat mengurangi angka pengangguran dan menambah penghasilan warga, posdaya juga mampu menurunkan angka kemiskinan yang ada.

“Manfaatnya sangat besar. Dulu banyak warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan, tapi sekarang sudah mulai berkurang. Tinggal sekitar 50 KK saja. Jumlah pengangguran juga menurun,” katanya.

Tak hanya itu, manfaat lain yang dirasakan Wasino, sejak adanya Posdaya ialah semakin eratnya hubungan antarwarga masyarakat di tiap RW dan RT. Semua warga semakin guyup dan bersatu untuk saling bekerja sama dalam memajukan dusun.

“Karena semua warga aktif dalam berbagai kegiatan, maka banyak sekali bantuan dari pemerintah yang masuk ke dusun kami. Mulai dari bantuan ternak sapi dan kambing, bantuan alat produksi untuk UKM, hingga bantuan modal usaha simpan pinjam dan sebagainya,” katanya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Wasino mengaku, berkomitmen akan terus mempertahankan keberadaan Posdaya Sadewa di dusunnya. Bahkan berupaya untuk mengembangkan berbagai program posdaya untuk kepentingan seluruh warga desa.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.