Posdaya Sadewo, Sukses Wujudkan Dusun Pereng Bebas Rokok

Editor: Satmoko Budi Santoso

153

YOGYAKARTA – Sejak berdiri tahun 2014 lalu, Posdaya Sadewo yang terletak di dusun terpencil Pereng, Bumirejo, Lendah, Kulon Progo, Yogyakarta tak pernah berhenti melakukan upaya pemberdayaan di bidang kesehatan.

Salah satu program yang dijalankan Posdaya Sadewo adalah mewujudkan dusun bebas asap rokok bagi seluruh warganya. Dikoordinir Ketua Posdaya Sadewo yang juga Kepala Dukuh Pereng, Wasino, Posdaya Sadewo mengajak masyarakat khususnya kaum lelaki untuk tidak merokok di tempat-tempat yang telah disepakati.

Hal ini diterapkan, untuk mewujudkan lingkungan dusun yang bebas polusi asap rokok, sekaligus menjaga kesehatan seluruh warganya.

Ketua Posdaya Sadewo sekaligus Kepala Dukuh Pereng Bumirejo Lendah Kulon Progo, Wasino menunjukkan nota penandatanganan bebas asap rokok seluruh warga – Foto Jatmika H Kusmargana

“Program dusun bebas asap rokok ini mulai berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Sampai saat ini juga masih berjalan. Jadi kita buat kesepakatan, seluruh warga tidak boleh merokok di tempat tertentu. Setiap warga diwakili pengurus RT melakukan penandatanganan bersama,” katanya.

Menurut Wasino, program dusun bebas asap rokok tersebut dijalankan sebagai tindak lanjut atas peraturan daerah Kabupaten Kulon Progo yang melarang warga merokok di ruang tertentu. Seperti di dalam rumah, tempat ibadah seperti masjid, sekolah, di dekat ibu hamil dan menyusui, serta di dekat anak-anak balita.

“Alhamdulillah sampai saat ini program tersebut masih terus berjalan. Tidak hanya di tempat-tempat yang disebut tadi. Saat pelaksanaan acara-acara dusun seperti kenduri atau resepsi pernikahan, seluruh warga juga tidak boleh merokok,” ujarnya.

Disamping program dusun bebas asap rokok, Posdaya Sadewo juga rutin menggelar sejumlah program kesehatan lainnya. Mulai dari Posbindu atau Pos Pembinaan Terpadu untuk penyakit tidak menular, Posyandu Balita, Posyandu Batita dan layanan kesehatan lainnya.

“Dalam posbindu, warga khususnya para lansia akan dicek secara rutin kesehatannya. Mulai dari penyakit diabetes, kanker, jantung, pembuluh darah, paru-paru, atau penyakit lainnya. Biasanya akan ditimbang berat badannya, dan ditensi. Termasuk untuk balita,” katanya.

Disamping melibatkan tenaga medis dari Puskesmas, Posdaya Sadewo juga telah memiliki kader-kader kesehatan yang bertugas memeriksa warga. Mereka merupakan ibu-ibu PKK yang telah dilatih sehingga memiliki kemampuan melakukan pengecekan kesehatan dasar bagi warga.

“Setiap beberapa bulan sekali warga juga mendapat bantuan makanan tambahan dari pemerintah. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan gizi warga,” pungkasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk