Potensi Wisata Kaltara Kuat, Runway Juata Diperpanjang

Editor: Mahadeva WS

178
Staf Khusus Kementerian Perhubungan Bidang Hubungan Internasional, Dewa Made Sastrawan – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Pemerintah berencana mengembangkan bandar ddara dan pelabuhan di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Rencana tersebut, bagian dari upaya pemerintah, menjadikan provinsi baru itu sebagai entry point wilayah utara Kalimantan.

Staf Khusus Kementerian Perhubungan, Bidang Hubungan Internasional, Dewa Made Sastrawan mengatakan, Kalimantan Utara memiliki prospek mendukung industri pariwisata, serta industri turunan dari komoditas utama daerah tersebut. “Runway Bandara Juata akan diperpanjang, dari 2.600 meter menjadi 3.000 meter, untuk membuka jalur penerbangan internasional. Kalimantan Utara memiliki potensi menjadi hub, sehingga arus orang maupun logistik akan lebih lancar,” jelas Made Sastrawan di Balikpapan, Rabu (29/8/2018).

Sebagai beranda Indonesia-Malaysia, Kaltara mendapat kesamaan dalam pembangunan, seperti daerah lainnya di Indonesia. Selain Juata di Tarakan, beberapa bandara telah mengalami peningkatan, yakni Samarinda, Bitung, dan Manado. Rencana pegembangan bandara ini terungkap dalam pertemuan empat negara; Brunei Darusalam, Indonesia, Malaysia dan Philipina ketika membahas pertemuan klaster transportasi di Balikpapan.

Pertemuan tersebut membahas koneksitas udara di antara ke-empat negara. “Kami sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam mengembangkan koneksitas udara. Selama ini maskapai untuk wilayah perbatasan masih pakai ATR dengan runway yang cukup memadai. Ke depan akan terus ditingkatkan agar para turis ke Maratua untuk diving bisa meningkat,” imbuhnya.

Dengan pengembangan tersebut, diharapkan dapat memudahkan turis dari Malaysia atau Brunai Darusalam dengan penerbangan langsung. “Dengan dua negara tersebut sudah ada kerjasama, nah karena itu akan terus dibicarakan secara simultan,” ujarnya.

Proyek infrastruktur lain yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah, tol Balikpapan-Sangata, rel kerata Kaltim-Kalteng, peningkatan kapasitas check poin Entikong, Kalbar, Kereta api Manado-Bitung, pasir putih Sulawesi Utara serta kereta api Makasar-Pare-Pare.

Baca Juga
Lihat juga...