Ribuan Warga Sikka Peroleh Pengobatan Mata, Gratis

Editor: Satmoko Budi Santoso

955

MAUMERE – Ribuan pasien di Kabupaten Sikka dan sekitarnya yang mengalami kelainan pada mata mendapatkan pelayanan pengobatan mata secara gratis bahkan diberikan kaca mata selama 2 sampai 4 Agustus 2018, mengambil tempat di rumah sakit St. Elisabeth Lela.

“Pengobatan mata secara gratis merupakan program kerja John Fawcett Foundation (JFF) untuk melayani warga. Kehadiran JFF Ke RS St. Elisabeth Lela berkat undangan Komunitas Cinta Kasih dalam rangka ulang tahun yang ke-18. Di wilayah NTT, JFF telah melayani ribuan warga di Kupang, Alor dan Sumba,” sebut Nyoman Wardhana selaku Project
Manager JFF, Jumat (3/8/2018).

Dalam kegiatan ini, kata Wardhana, pihaknya menargetkan 2 ribu warga bisa dilayani dan 200 pasien katarak yang akan dioperasi. Pihaknya melibatkan 3 dokter mata dari Denpasar dan sejumlah tenaga layanan dari KCK dan RS St. Elisabeth Lela.

Uskup Maumere Mgr. Ewaldus Sedu, Pr (baju putih) bersama
para pengurus JFF dan KCK saat pengobatan mata gratis di RS
St. Elsabeth Lela. Foto : Ist

“Target kami melayani masyarakat tidak mampu sebanyak-banyaknya dan kami melibatkan petugas kesehatan serta panitia lokal dalam pelayanan ini. Untuk yang katarak langsung kami operasi di RS Lela, sedangkan untuk warga yang mengalami rabun mata mendapat obat tetes dan kaca mata,” terangnya.

Ketua Komunitas Cinta Kasih, Helena Chundawan, mengaku, pihaknya tersentuh hatinya untuk membantu warga di wilayah Keuskupan Maumere dan merasa sangat bahagia melihat ribuan warga berdatangan untuk mendapat layanan pengobatan mata secara gratis.

“Ini bukti banyak warga mengalami gangguan mata dan kami melayani secara gratis tanpa persyaratan apa pun. Warga cukup datang ke RS Lela, lalu mendaftarkan diri dan selanjutnya dilayani oleh petugas,” ungkapnya.

Uskup Maumere Mgr. Ewaldus Sedu, Pr berterima kasih atas niat baik dari John Fawcett Foundation (JFF) dan Komunitas Cinta Kasih (KCK) yang melayani pengobatan mata secara gratis di wilayah Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka.

“Saya berharap agar layanan pengobatan gratis seperti ini dapat dilakukan di waktu yang akan datang. Keuskupan Maumere tentu bersedia membangun koordinasi dengan sejumlah paroki agar masyarakat mendapat pengobatan secara gratis seperti ini,” sebutnya.

Pelaksanaan kegiatan ini, kata Uskup Ewald, merupakan sesuatu yang baik bagi warga dan harus difasilitasi agar masyarakat yang memiliki kelalaian pada mata dapat melihat kembali sehingga bisa melaksanakan kegiatan atau pekerjaan sehari-sehari secara baik.

“Banyak yang mengalami gangguan penglihatan dan tidak mampu berobat karena harus membutuhkan biaya yang besar. Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada JFF dan KCK,” tuturnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.