Sapi Lokal Bali Masih Diminati Saat Musim Kurban

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

432

DENPASAR — Hewan Kurban seperti Sapi dan Kambing dari Bali masih diminati oleh mayoritas masyarakat. Kualitas daging kedua hewan tersebut memang terbukti baik, padat dan bersih.

Ahmad Rachman, salah seorang pedagang hewan kurban di kawasan Denpasar menuturkan, hampir setiap tahun ia tidak pernah menjual hewan kurban dari luar. Selain harga belinya cukup murah, lebih terhindar dari resiko kecacatan dan kematian selama proses pengiriman hewan ternak tersebut.

“Untuk Sapi dipasok dari kawasan Gianyar, sementara untuk kambing berasal dari kawasan Pupuan, Tabanan,” terangnya di Denpasar, Senin (6/8/2018).

Diterangkan, kambing lokal Bali yang ia jual merupakan jenis Benggala. Beratnya pun hampir menyerupai berat rata-rata kambing Etawa yang mencapai 30 hingga 50 kg per ekornya. Sementara untuk Sapi, merupakan keturunan dari sapi liar yang disebut banteng ( Bos sondaicus). Biasanya berat sapi dewasa, baik betina maupun jantan rata-rata mencapai 300 hingga 400 kg per ekornya.

“Kambing Benggala ini merupakan campuran dari kambing etawa dengan kambing lokal Bali,” ucap Ahmad Rachman.

Harga kambing Benggala dijual mulai dari harga 1,75 juta hingga 4,5 juta per ekornya. Untuk sapi, mulai dari 14 juta hingga 18 juta rupiah.

hewan kurban
Ahmad Rachman, salah seorang pedagang hewan kurban di kawasan Denpasar. Foto: Sultan Anshori

Disebutkan juga, untuk tahun ini, jumlah masyarakat yang ingin berkurban masih relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan karena setiap tahunnya memang ada pesanan khusus dari beberapa komunitas kurban yang membeli di tempat ia berjualan. Namun pihaknya melayani penjualan ke masyarakat yang secara mandiri ingin berkurban.

Hingga saat ini, baru 21 orang yang sudah memesan hewan kambing jenis Bengala. Sementara untuk Sapi sudah ada empat pesanan. Diperkirakan mendekati hari raya Idul Kurban, pesanan kedua hewan tersebut akan meningkat.

“Kami prediksi empat hari sebelum idul Adha tiba,” pungkas Rahman.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.