Sarah Saputri: Lagu Ciptaan Mbak Tutut Soeharto, Unik dan Khas

Editor: Koko Triarko

JAKARTA  – Sarah Saputri, penyanyi berbakat yang banyak menyanyikan soundtrack sinetron, film dan FTV (Film Televisi), mengisi hiburan di acara puncak Peringatan 50 Tahun Yayasan Harapan Kita. Ia mengaku senang dan bangga bisa menyanyikan lagu-lagu ciptaan Mbak Tutut Soeharto, yang dinilainya unik dan memiliki ciri khas tersendiri.
“Saya diminta langsung oleh Bu Tutut Soeharto (Siti Hardijanti Rukmana), untuk menyanyikan lagu-lagu ciptaan beliau, yaitu Putri, Jangan Pisahkan, Hanya Kamu dan Mengapa,“ kata penyanyi Sarah Saputri, kepada Cendana News, usai acara puncak Peringatan 50 Tahun Yayasan Harapan Kita di Pendopo Agung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (23/8/2018).
Perempuan kelahiran Bandung, 28 September 1990 itu, mengatakan, lagu ‘Putri’ dipersembahkan Bu Tutut Soeharto khusus untuk Ibu Tien Soeharto.
“Semua lagu ciptaan Bu Tutut yang saya rasakan unik, dan punya ciri khas tersendiri, hanya Bu Tutut yang punya dan bisa, karena modulasi dan aransemen hasil dari Bu Tutut, asli, buat saya itu sangat luar biasa,“ paparnya.
Selama ini, Sarah sudah banyak mengisi soundtrack sinetron, film dan FTV produksi MD Entertainment/ MD Pictures, seperti film Merry Riana The Movie, Ayat-Ayat Cinta 2, dan lain-lain.
“Saya juga pernah mengeluarkan album lagu ‘Sarah N Soul,“ ujarnya.
Sarah turut membantu promosi Wonosobo. “Saya juga dapat kehormatan sebagai Duta Wisata Wonosobo,“ ucapnya, bangga.
Rencananya, Sarah akan kembali mengeluarkan album baru lagi, yang dipersembahkan untuk Wonosobo, dan di antaranya ada dua lagu ciptaan Bu Tutut Soeharto.
“Judul albumnya Panorama atau entah apa, masih belum fixed, karena saya harus bertemu dengan Bu Tutut Soeharto yang karya lagunya lebih dari seribu,“ tuturnya.
Sarah juga mengatakan, jika Bu Tutut Soeharto sangat ramah dan baik hati. “Orangnya humble terhadap semua orang, jadi saya merasa dekat dan di antaranya kita ada chemistry, karena sama-sama di bidang musik juga,“ terangnya.
Pada hari ulang tahunnya ke-50 Yayasan Harapan Kita, Sarah berharap, agar tetap senantiasa mengupayakan dan memberikan harapan pada masyarakat. Betapa sebuah yayasan yang luar biasa, karena banyak bermanfaat bagi masyarakat banyak.
“Makanya tadi saya bilang, saya bersyukur karena sebagai generasi muda bisa merasakan juga, dan ingin bisa meneruskan misi-misi Yayasan Harapan Kita,“ tegasnya.
Ada pun mengenai sosok Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto, Sarah sangat berkesan, karena Indonesia bisa maju berkat beliau.
“Taman Mini Indonesia Indah termasuk salah satu mahakarya Bu Tien Soeharto, dan kita semua bangsa Indonesia sudah sepatutnya bersyukur, dan berterima kasih kepada ‘Keluarga Cendana’, yang punya cita-cita luhur dan mulia menjaga adat seni budaya berbagai provinsi di seluruh Indonesia di tempat ini,“ tandasnya.
Lihat juga...