Sekjen Kemendes Klaim Dana Desa Mampu Kurangi Jumlah Urbanisasi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

350

MALANG — Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi, Ph.D menyebutkan, selama 2018, Dana Desa yang diarahkan untuk padat karya tunai mampu memberikan dampak positif. Terutama dalam penyediaan lapangan pekerjaan di pedesaan.

“Melalui dana desa yang difokuskan pada padat karya, saat ini lapangan pekerjaan di pedesaan ini sudah tersedia dengan baik. Sehingga saya yakin hal ini juga akan berpengaruh dalam pengurangan jumlah urbanisasi,” ucapnya saat menghadiri acara International Conference Rural Development (ICRD) di Malang, Selasa (7/8/2018).

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi, Ph.D. Foto: Agus Nurchaliq

Menurutnya, saat ini untuk mencari tenaga-tenaga yang sifatnya informal seperti asisten rumah tangga dan supir di perkotaan cukup susah. Hal ini menjadi indikator ada pengurangan mobilitas penduduk dari pedesaan ke perkotaan.

“Meskipun sebenarnya kita memang belum melakukan semacam survei secara total, melihat seberapa jauh dampaknya terhadap urbanisasi,” akunya.

Lebih lanjut Sanusi menyampaikan, di 2019 nanti, selain pada padat karya yang menjadi prioritas, dana desa juga diarahkan untuk menumbuhkembangkan kegiatan ekonomi. Salah satunya yang terkait dengan penguatan Badan Usaha Milik Desa.

Jika selama ini kriteria dari pembangunan desa terdiri dari lima tahap, yakni desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju, desa mandiri.

“Kami ingin mendorong semua desa di Indonesia supaya menjadi desa mandiri seperti halnya desa Pujon Kidul, yang bahkan sudah kita jadikan percontohan,” ungkapnya.

Menurutnya, ke depan terkait dana desa diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lagi model-model pembangunan desa yang nantinya bisa dicontoh dan digunakan untuk desa yang lain.

“Hingga tahun ini desa yang sudah mandiri mencapai angka 2.898. Jika dilihat dari target nasional 2.000 desa mandiri berarti Alhamdulillah target tersebut sudah tercapai,” ungkapnya.

Target tersebut bisa tercapai berkat komitmen dari kepala desa dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun desanya, pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...