Setelah Pasang Ring, Apakah Pasien Bisa Hidup Bebas?

Editor: Mahadeva WS

194
dr Himawan Prasetyo, MKes - Foto Ranny Supusepa

JAKARTA – Salah satu alternatif pengobatan penyakit jantung, yang diakibatkan penyumbatan pembuluh darah, dengan melakukan pemasangan ring. Sebenarnya, bagaimana pemasangan ring dilakukan, dan apa saja yang bisa dilakukan seorang penderita penyakit jantung yang sudah mengalami pemasangan ring?

Himawan Prasetyo,  MKes menyatakan, pemasangan ring akan membantu penderita jantung. Ring akan membantu melebarkan pembuluh darah yang menyempit akibat adanya plak. “Pengecekan jantung bisa dilakukan menggunakan EKG atau USG. Kalau untuk melihat kondisi jantung secara langsung, kami menyarankan untuk pemeriksaan Cath Lab. Kalau dimisalkan, kalau kita melihat bulan, kita dapat melihatnya dari bumi, tapi kalau kita mau tahu tentang bulan, artinya kita harus datang ke bulan. Apa yang kita lakukan di Cath Lab adalah kita memasukkan kateter ke dalam pembuluh darah jantung, untuk melihat kondisi jantung yang sebenarnya,” kata dr. Himawan usai peluncuran Columbia Gold di RS Columbia Asia Jakarta,  Minggu (26/8/2018).

Penggunaan kateter yang berukuran kecil, dapat membantu mengetahui kondisi penyumbatan pembuluh darah pasien. “Cath Lab disediakan tidak hanya bagi para penderita jantung, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin mengecek kondisi jantung nya. Pemeriksaan  sebaiknya dilakukan sedini mungkin, mengingat banyak pasien penderita jantung yang terdeteksi di bawah umur 40 tahun,” tambah dr. Himawan.

Pengecekan perlu dilakukan, karena penyumbatan yang sudah terjadi, tidak dapat dihilangkan. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh plak, menyebabkan pasokan oksigen dan nutrisi terhambat. Akibatnya, jaringan tidak terpasok oksigen dan nutrisi secara sempurna. Jaringan akan nekrosis atau mati.

“Dalam visual yang kami tunjukkan tadi, jaringan jantung yang mengalami nekrosis akan terlihat kehitaman. Pada saat kita memasang ring, artinya kita akan membuka pembuluh darah dari ukuran yang mengecil karena adanya plak, kembali ke ukurannya yang sebenarnya. Misalnya ukuran pembuluh darah yang sebesar 1 milimeter, jika tertutup plak menjadi 0,5 milimeter. Dengan adanya ring maka pembuluh darah itu akan kembali ke ukuran 1 milimeter. Tapi ring ini hanya berfungsi untuk melebarkan kembali,  bukan untuk menghilangkan plak tersebut,” jelasnya.

Usai pemasangan ring, pada satu titik, tidak menjamin aliran darah di pembuluh darah yang lain tidak mengalami penyumbatan. Dengan demikian, orang yang sudah dipasang ring, tetap harus menjaga pola makan yang baik, dan memilih olahraga yang tepat.

Penderita jantung yang sudah melakukan pemasangan ring, perlu untuk memeriksakan diri secara berkala ke petugas medis. “Kalau mau berolahraga jangan yang berlebihan kayak badminton atau futsal. Tapi sebaiknya lebih memilih olahraga yang lebih ringan misalnya jalan atau senam jantung sehat,” tandasnya.

Salah satu perwakilan komunitas senam jantung sehat yang hadir di acara Columbia Gold,  Akang (65) menyatakan, senam khusus para penderita jantung mampu memberikan efek positif. “Dengan melakukan senam secara teratur,  selain bikin badan lebih enak, secara emosional para penderita jantung yang langka juga akan lebih santai. Ketemu dengan temen-temen seumur, bisa cerita-cerita,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.