Sumbar Tetap Lanjutkan Imunisasi Campak-Rubella

143
Imunisasi, ilustrasi -Dok: CDN
PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, melanjutkan pelaksanaan imunisasi campak dan rubella bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun, meski ada pro-kontra tentang bahan vaksin yang belum mendapat sertifikasi halal dari MUI.
“Kami di Sumbar jalan terus sesuai jadwal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, dihubungi dari Padang, Sabtu (4/8/2018).
Ia mengatakan itu terkait sejumlah daerah yang menghentikan sementara pelaksanaan imunisasi atas rekomendasi MUI.
Merry mengatakan, hingga Jumat (3/8) pihaknya belum menerima surat apa pun dari MUI Sumbar terkait imunisasi, karena itu pelaksanaan tetap dilanjutkan.
Sesuai jadwal pelaksanaan imunisasi dilakukan sejak 1 Agustus hingga akhir September 2018 dengan target 1,5 juta anak di Sumbar.
Dinas Kesehatan bekerja sama dengan sejumlah organisasi dan pihak terkait dalam proses sosialisasi dan imunisasi.
Dinas Kesehatan Sumbar, menurutnya juga sudah berkoordinasi dengan MUI terkait pelaksanaan imunisasi.
Bahan vaksin yang belum mendapat sertifikasi halal sejak awal memang dikhawatirkan menjadi kendala dalam pelaksanaan imunisasi, salah satunya di Sumbar, karena sebagian masyarakat yang mayoritas Islam enggan menggunakan vaksin yang berbahan dasar tidak halal.
Saat beraudiensi dengan pihak United Nations Children’s Fund (Unicef) yang memantau persiapan imunisasi, Merry sudah minta agar badan itu mendorong produsen vaksin mendapatkan sertifikat halal dari MUI di Indonesia. Namun, hal tersebut belum kunjung terealisasi.
Imunisasi camak dan rubella dilakukan oleh petugas puskesmas dengan cara turun langsung ke sekolah Paud, TK, SD, SMP bahkan mendatangi rumah warga.
“Imunisasi ini penting, untuk mencegah penyebab kecacatan dan kelainan pada anak, karena itu kita minta orang tua untuk berpartisipasi,” kata Merry.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumbar, telah menghentikan imunisasi di daerahnya berdasarkan rekomendasi dari MUI setempat. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.