Teater Anak Kurang Pembinaan

Editor: Mahadeva WS

282
Aktor senior Diding Boneng (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Zainal Abidin Zetta atau yang lebih dikenal dengan nama Diding Boneng, termasuk insan teater yang sangat peduli dan kritis terhadap perkembangan dunia teater. Pada Festival Teater Anak 2018, yang digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), 29-31 Agustus 2018, Dia dipercaya menjadi ketua dewan jurinya.

Diding termasuk aktor senior yang masih eksis sampai kini. Ia mengawali karier teater sejak 1973, dunia perfilman mulai digeluti sejak 1980-an. Dan sekarang sudah cukup banyak film yang dibintanginya. “Teater anak sekarang kekurangan pembina jadi kurang berkembang dan monoton,” kata Diding Boneng kepada Cendana News, Jumat (31/8/2018).

Lelaki kelahiran Jakarta, 3 Maret 1950 itu menyebut, para pembina teater, kurang tertarik membina teater anak. Mereka cenderung lebih tertarik untuk membina teater remaja dan dewasa. Termasuk dunia entertainment yang lebih menguntungkan. “Kalau teater anak kan, susah dan tidak ada uangnya,” beber ayah dari Ridharani Titis Bulan tersebut.

Diding menyebut, kondisi pembina yang itu-itu saja, sebenarnya tidak akan menjadi masalah, jika para pembina juga mau belajar. Dengan belajar, tentu saja akan terjadi perkembangan. Saat ini disebutnya, sisa-sisa pembina teater anak yang tetap eksis adalah yang sudah tersisa. “Karena pembina yang dibutuhkan sekarang sudah tidak mau ke teater anak lagi,” keluhnya.

Panitia Festival Teater Anak, secara swadaya membiayai penyelengaraan festival tersebut. Semestinya, pemerintah mendukung dan mau bergandeng tangan Lembaga Teater Jakarta (LTJ) dalam penyelenggaraan Festival Teater Anak. “Program pembinaan yang dulu ada, sekarang sudah dihapus pemerintah, padahal pembinaan itu tanggung jawab pemerintah,“ tegasnya.

Dari tiga hari penyelenggaraan Festival Teater Anak 2018, Diding optimis ada perkembangan secara teknis yang lebih mau. Grup teater anak, sekarang banyak menggunakan teknik screen. Anak-anak tampak sudah ada usaha dan kemauan keras untuk memotivasi diri bermain sebaik mungkin. Diding berharap, Festival Teater Anak dapat digelar dengan hadiah yang besar, sebagai penarik minat.

Baca Juga
Lihat juga...