Terdampar, Kapal Adel Sari Dievakuasi ke Pantai Paga

Editor: Satmoko Budi Santoso

145

MAUMERE – Setelah mesin kapal mati, kapal motor KLM Adel Sari yang terdampar di perairan selatan Flores dan Timor dengan membawa penumpang 7 orang serta 7 anak buah kapal berhasil ditemukan tim penyelamat dan sedang dilakukan evakuasi menuju Pantai Paga Kabupaten Sikka.

“Dalam kapal tersebut, ada 14 orang dimana 7 orang penumpang dan 7 anak buah kapal (ABK). Mereka mengangkut kambing dan sapi dan bertolak dari Rote NTT menuju ke Makassar Sulawesi Selatan sejak Rabu (8/8/2018) sore,” ujar Yudha Humas kantor SAR Maumere, Kamis (9/8/2018).

Dikatakan Yudha, setelah mendapatkan informasi, tim yang terdiri dari SAR Maumere, personil TNI AL dari Lanal Maumere, polisi dari Polairud Polda NTT, Polsek Paga serta Koramil Paga segera bertolak ke lokasi menggunakan perahu milik SAR Maumere.

Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang, SIK. Foto : Ebed de Rosary

“Tim yang tiba di kapal tersebut Rabu malam sekitar pukul 21.00 WITA telah menemukan kapal tersebut dan memastikan bahwa semua penumpang dan anak buah kapal dalam keadaan selamat sehingga sedang dipersiapkan untuk dilakukan evakuasi ke Paga Kabupaten Sikka,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Sikka, AKBP Rickson PM Situmorang dan Danlanal Maumere, Kolonel Marinir Sumantri, turut hadir di Pantai Paga untuk memimpin langsung proses evakusi kapal tersebut agar bisa tiba di Paga dengan selamat.

“Berdasarkan laporan dari tim yang sudah berada di kapal tersebut, diketahui bahwa kapal tersebut memang mesinnya mati dan tidak ada kebocoran pada kapal. Tindakan yang dilakukan nahkoda Pak Sharir dengan membuang dua jangkar sudah tepat,” sebut Kapolres Rickson.

Ditambahkan Rickson, dengan membuang jangkar, maka kapal tersebut posisinya tidak berpindah karena tidak terombang-ambing oleh gelombang laut yang memang sedang tinggi di pantai selatan akibat angin kencang.

“Untuk menarik kapal ke Pantai Paga, kami mengerahkan dua buah kapal nelayan untuk membantu menarik kapal tersebut. Selain juga dengan bantuan perahu milik SAR Maumere yang sudah berada di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Rickson mengimbau agar para nelayan dan nahkoda sebelum berlayar harus memperhatikan kondisi kapal, baik kondisi mesinnya maupun peralatan pendukung lainnya, termasuk alat keselamatan seperti pelampung serta ketersediaan bahan makanan dan minuman.

“Sebelum berlayar, ada baiknya juga memperhatikan ramalan cuaca dan imbauan dari kantor Syahbandar setempat serta mengangkut penumpang dan barang sesuai dengan kapasitas yang berlaku bagi kapal tersebut,” pintanya.

Bila tidak ada kendala, sambung Rickson, kapal KM Adel Sari tersebut diperkirakan akan tiba di Pantai Paga sekitar pukul 15.00 WITA. Petugas akan langsung mengecek kondisi para penumpang serta memperbaiki mesin kapal tersebut. Bila mendapat izin akan segera diberangkatkan ke Makassar.

Baca Juga
Lihat juga...