Tersangkut Kasus, MA Tunda Promosi Dua Pimpinan PN Medan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

254
Juru Bicara MA Suhadi. Foto: M. Hajoran Pulungan

JAKARTA — Mahkamah Agung (MA) menunda promosi jabatan Hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar dari jabatan saat ini Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk Marsuddin Nainggolan. Hal serupa juga menimpa Wakil Ketua Pengadilan Medan, Wahyu Prasetyo Wibowo yang sedianya akan dipromosikan sebagai Ketua Pengadilan Negeri Serang.

“Sebenarnya ada dua konteks penundaan promosi terhadap Marsuddin dan Wahyu. Dari sisi hukum, kita menyerahkan seluruh prosesnya ke KPK,” kata Juru Bicara MA, Suhadi dalam konferensi pers di Mahkamah Agung Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Disebutkan, jika pada proses penyelidikan ditemukan adanya bukti-bukti kuat bukan tidak mungkin status ditingkatkan menjadi penyidikan dan adanya tersangka.

“Apakah terlibat kriminal atau tidak, itu kewenangan penyelidik dan masalah melanggar kode etik itu kewenangan MA dan KY,” tambahnya.

Suhadi menjelaskan, untuk proses kode etik perlu ditelusuri ada atau tidaknya pelanggaran. Sebab, kata Dihati, dari peristiwa operasi tangkap tangan KPK itu, Marsuddin dan Wahyu dilepaskan pihak KPK karena tidak cukup bukti keterlibatan dugaan menerima suap.

Suhadi juga menegaskan hingga saat ini belum ada sertijab baru. Meskipun Ketua PN Medan sudah dapat SK promosi jabatan hakim ke Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar.

“Selama ditinggal Ketua PN Medan dalam menghadapi masalah seperti ini, pada dasarnya tidak boleh ada kekosongan jabatan di pengadilan meskipun itu 1 atau 2 jam pun tidak boleh. Maka apabila Ketua ada tugas keluar harus menunjuk plh (pelaksana harian),” jelas Suhadi.

Penundaan promosi bagi Ketua dan Wakil Ketua PN Medan tersebut sebelumnya disampaikan langsung oleh Wakil Ketua MA, Sunarto usai menggelar konferensi pers di gedung KPK.

“Tentu kita tahan dulu. Memang Ketua pengadilannya dipromosikan selaku hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar, lalu wakilnya jadi Ketua di PN Serang, dan itu terjadi melalui fit and proper test,” ujarnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk