Tingkatkan Pemasaran Produk Lokal Melalui Website

Editor: Satmoko Budi Santoso

191
Kabid Perdagangan Luar Negeri Disdag Kalsel Riaharti Zulfahani - Foto Arief Rahman

BANJARMASIN – Mendorong pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Kalsel agar pasar penjualan produk bisa berkembang hingga ke pasar nasional, terus dilakukan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel.

Salah satu caranya, ungkap Kabid Perdagangan Luar Negeri Disdag Kalsel, Riaharti Zulfahani, adalah dengan memfasilitasi pembuatan website bersama agar UMKM Kalsel bisa menjajakan produk dengan cara online.

“Sudah setahun ini kita membuat website khusus bagi UMKM Kalsel agar bisa menjual produk secara online dengan alamat domain www.niagaborneo.com. Sejauh ini, sudah ada kurang lebih 50 UMKM yang bergabung di website tersebut,” ungkapnya, Kamis (2/8/2018).

Dalam website www.niagaborneo.com sendiri, berisi informasi tentang foto produk yang dijual, manfaatnya, alamat produksi sampai kontak pengusaha pembuat produk tersebut.

“Jadi konsumen yang tertarik untuk membeli berbagai produk khas Kalsel dalam website ini bisa langsung menghubungi UMKM yang bersangkutan tanpa ada perantara dari dinas,” tambahnya.

Sejauh ini, kehadiran website www.niagaborneo.com cukup diapresiasi oleh UMKM Kalsel yang bergabung di dalamnya. Hal ini karena sudah banyak pelaku UMKM yang mendapatkan order secara online dari berbagai daerah karena produknya dipajang dalam website ini.

“Ke depan kita akan terus tambah lagi jumlah UMKM di Kalsel yang bisa bergabung di website ini. Tujuannya agar pasar produk yang mereka olah bisa berkembang, pasarnya tidak hanya di tingkat lokal saja, tapi nasional, bahkan global,” tegasnya.

Selain penyediaan website bersama, Disdag Kalsel pun juga rutin menggelar pelatihan cara pemasaran online kepada UMKM di Kalsel binaan mereka yang mempunyai produk potensial untuk ekspor.

Hal ini mengingat cara pemasaran online kini dipandang jauh lebih prospek dan murah ketimbang pemasaran konvensioal untuk menembus pasar nasional bahkan ekspor.

“Banyak sudah sebenarnya produk Kalsel yang diekspor ke berbagai negara di Asia melalui situs penjualan online, salah satunya produk hand made. Ke depan kita akan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah UMKM di Kalsel yang bisa mengekspor produk secara online,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...