Titiek Soeharto Dorong Pemanfaatan Lahan Desa Tak Terpakai Agar Lebih Berdaya Guna

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

853

YOGYAKARTA — Putri Presiden ke-2 RI HM Soeharto, Siti Hediati Hariyadi mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh masyarakat yang memanfaatkan lahan tidak terpakai menjadi lokasi wisata edukasi, Mini Zoo Jogja Exotarium.

“Saya sangat mengapresiasi, tanah desa yang awalnya nganggur diubah jadi tempat wisata edukasi, sehingga bermanfaat. Ini dapat ditiru daerah lain,” kata wanita yang akrab disapa Titiek Seoharto ini saat di dusun Molongan dan Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10/08/2018).

Berkeliling ke Mini Zoo Jogja Exotarium, Titiek menyempatkan untuk berinteraksi dengan sejumlah satwa yang dipelihara di fasilitas kebun binatang mini ini. Mulai dari burung, iguana, kelinci, hingga kura-kura.

“Tempat wisata semacam ini dapat memberikan edukasi ke masyarakat. Karena anak-anak bisa langsung berinteraksi dengan bermacam satwa. Jadi tidak sekedar lihat di buku atau televisi saja. Mereka akan bisa belajar menyayangi dan mencintai binatang,” kata Titiek yang juga seorang pecinta binatang itu.

Titiek Soeharto didampingi direktur Mini Zoo Jogja Exotarium, Akbar Taruna tengah memberi makan satwa. Foto: Jatmika H Kusmargana

Kepada pihak pengelola, Titiek berharap agar terus mengembangkan dan bisa memberikan manfaat secara luas. Tidak saja bagi warga sekitar Sleman saja, namun juga bagi warga masyarakat DIY bahkan Jawa Tengah.

“Saya harap ke depan jenis satwa dapat diperbanyak. Untuk kebersihan sudah bagus, tinggal ditingkatkan lagi. Di setiap sudut bisa ditaruh tempat sampah. Sehingga anak-anak yang berkunjung ke sini bisa sekaligus belajar untuk menjaga kebersihan,” ungkapnya.

Dikemas sebagai taman wisata edukasi, Mini Zoo sendiri diresmikan sejak Desember 2017 lalu. Menempati lahan seluas 8,9 hektare, Jogja Exotarium menawarkan sejumlah wahana mulai dari kebun binatang mini, lokasi outbound, edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan, kolam renang hingga cafe dan resto.

Direktur Mini Zoo Jogja Exatorium, Akbar Taruna menyebutkan, lokasi ini dulu merupakan lahan milik desa di pinggir sungai yang hanya ditanami rumput kolonjono dan terdapat kolam manual. Berawal dari saran wakil bupati Sleman, akhirnya dibuat menjadi tempat wisata dengan menyewa tanah ke desa.

“Hingga saat ini sudah ada 185 sekolah yang berkunjung. Saat akhir pekan pengunjung bisa mencapai 1.500 orang lebih,” katanya.

Titiek Soeharto menggendong iguana saat berkunjung ke Mini Zoo Jogja Exotarium, Sleman, Yogyakarta. Foto: Jatmika H Kusmargana

Selain menjadi icon baru bagi warga desa setempat, keberadaan Jogja Exatorium juga secara langsung turut memberikan lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Hingga saat ini tercatat sudah ada 45 orang karyawan, dimana 90 persennya merupakan warga sekitar.

“Kita juga selalu melibatkan warga sekitar dalam mengelola Jogja Exatorium ini. Mulai dari memberdayakan para pemuda desa, hingga ibu-ibu anggota kelompok wanita tani,” pungkasnya.

Lihat juga...