Tunjang Operasi, Basarnas Pesan Helikopter dan Kapal Penyuplai BBM

171

JAYAPURA — Kepala Basarnas,  Marsekal Madya (TNI) M. Syaugi, mengatakan pihaknya saat ini memesan dua helikopter dan dua kapal penyuplai bahan bakar guna menunjang berbagai operasi yang dilakukan.

“Keempat sarana penunjang yang dibiayai melalui program multi years diharapkan beroperasi 2019 mendatang,” kata Marsekal Madya (TNI) Syaugi disela-sela kunjungan kerjanya di SAR Jayapura di Sentani, Selasa (28/8/2018).

Dikatakan, khusus untuk kapal yang saat ini sedang dikerjakan di Batam memiliki panjang 66 meter nantinya mampu mengangkut 450 ton bahan bakar dan 100 ton air serta dapat di darati helikopter.

“Kapal-kapal tersebut dikerjakan putra asli Indonesia dan nantinya akan ditempatkan terpisah di bagian barat dan timur,” kata Marsekal Madya (TNI) Syaugi seraya menambahkan, kapal tersebut juga dilengkapi alat canggih yakni remote operated underwater vehicle yang mampu melihat kejadian di bawah air seperti kasus yang terjadi di Danau Toba beberapa waktu lalu.

Dengan dimilikinya kedua kapal tersebut maka dapat menunjang bila ada operasi karena mampu menyuplai bahan bakar untuk sembilan kapal sehingga operasi pencaharian dapat dilaksanakan sesuai SOP yakni seminggu.

“Saat ini Basarnas memiliki sembilan helikopter yang dioperasikan didaerah yang membutuhkannya seperti di Lombok beberapa waktu lalu,” kata Marsekal Madya (TNI) Syaugi.

Dikatakan, Papua sendiri membutuhkan helikopter namun saat ini belum diberikan karena masih diprioritaskan di daerah lain yang lebih membutuhkan.

Setiap hari Basarnas menerima 10-20 laporan terjadinya insiden di seluruh Indonesia. Karena itulah pihaknya mengoptimalkan berbagai semua sarana dan prasana yang ada termasuk yang ada di Papua.

“Dari segi jumlah mungkin yang ada di Jayapura kurang, namun dengan optimalisasi dan koordinasi lintas sektor maka berbagai kasus yang terjadi dapat segera ditangani,” kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya (TNI) Syaugi. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...