Vaksinasi MR, Pemkot Balikpapan Tunggu Keputusan Kemenkes

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

515

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan sementara waktu menghentikan pemberian vaksin Measles Rubella (MR). Penundaan akan berlangsung hingga ada keputusan resmi dari Kementerian Kesehatan dan Majelis Ulama Indonesia terkait kehalalan vaksin.

“Jadi secara resmi kita tunda hari ini. Kita tunggu dari Kementerian Kesehatan dan MUI terkait vaksin yang kini jadi polemik,” ucap Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, Senin (6/8/2018).

Ia menyayangkan kejadian yang terjadi saat ini, karena sosialisasi sudah berjalan di tingkat daerah namun belum dilakukan koordinasi dengan MUI. Hal ini tentu mengganggu proses di daerah.

“Kenapa dalam hal ini sudah direncanakan ternyata belum dilakukan koordinasi dengan MUI, jadinya merepotkan kita di daerah,” pungkasnya.

Kendati demikian, Pemerintah Kota Balikpapan tidak menghentikan pemberian vaksin di puskesmas. Pemberian ditunda untuk tingkat sekolah, sehingga orangtua yang ingin anaknya diberikan vaksin VR dapat langsung ke Puskesmas.

“Kita menunda di sekolah, tapi kalau ada orangtua yang membawa ke puskesmas, silahkan itu artinya orangtuanya yang minta. Tapi yang di sekolah-sekolah semua resmi kita tunda,” tegas Rizal.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Walikota Rahmad Mas’ud. Dia pun menyayangkan, Kementerian Kesehatan yang tidak menyelesaikan polemik kehalalan tersebut.

“Kenapa tidak diselesaikan dulu baru sosialisasi. Akan tetapi kita ikutilah keputusan, kita menunda dulu sementara,” tandas Rahmad.

Baca Juga
Lihat juga...