Wagub Sumbar: Nelayan Miliki Peran Penting dalam Menjaga Laut

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

929

PADANG PARIAMAN — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebutkan, memiliki peran yang cukup besar dalam menjaga lingkungan laut. Karena selama ini merekalah yang banyak beraktifitas di laut yakni menangkap ikan.

“Saya berharap betul jangan ada nelayan yang sengaja mengotori laut. Seperti membuang sampah plastik dan yang lainnya. Dampaknya akan sampai ke bibir pantai, sebab ombak akan membawa sampah tersebut,” katanya saat penyerahan bantuan perlengkapan untuk nelayan di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (3/8/2018).

Selain meminta menjaga pantai, nelayan diharapkan turut mengawasi laut dari ilegal fishing.

“Meskipun yang datang masih merupakan nelayan Indonesia, namun apabila bukan dari Sumatera Barat, secara aturan termasuk melanggar atau disebut dengan ilegal fishing,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengharapkan, melalui bantuan mesin long tail yang diberikan, tiga kelompok nelayan di Kecamatan Sungai Limau dapat memanfaatkan sebaik mungkin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Yosmeri mengatakan, bantuan yang diberikan itu berupa mesin kapal berupa long tail 13,5 PK, yang dibagikan kepada tiga kelompok nelayan yang ada di daerah setempat

“Bantuan diberikan pada tiga kelompok nelayan dengan total 19 unit,” ujarnya.

Ia menyebutkan, bantuan alat tangkap dan perlengkapan mesin kapal merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu nelayan meningkatkan jumlah tangkapan. Dengan long tail 13,5 PK nelayan bisa melaut hingga 12 mil dari bibir pantai.

“Biasanya dengan mesin 5 PK, nelayan hanya bisa melaut hingga 4 mil laut, sekarang bisa lebih jauh hingga kemungkinan jumlah tangkapan bisa meningkat,” sebutnya.

Jika melihat pada 2018 direncanakan ada 40 perlengkapan mesin kapal yang akan dibagikan pada nelayan. Bantuan itu beragam mulai dari mesin tempel hingga long tail.

“Setelah ini kita serahkan di Pasaman dan Mentawai,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni berpesan agar nelayan dapat memanfaatkan dan merawat mesin bantuan yang diberikan pemerintah itu.

Anggota DPRD Sumbar Komisi II, Siti Zakia Zati Aziz juga menyebutkan bantuan itu bisa diberikan pada kelompok nelayan yang memasukkan proposal.

“Yang jelas kita dari provinsi akan bantu nelayan,” tegasnya.

Baca Juga
Lihat juga...