Warga Gebang Ingin Manfaatkan Sumber Air Bawah Tanah

Editor: Mahadeva WS

177

YOGYAKARTA – Warga Dusun Gebang, Girisuko, Panggang Gunungkidul, membutuhkan bantuan pemerintah. Mereka ingin membangun instalasi pemompa air dari sungai bawah tanah, agar bisa mendapatkan air bersih untuk kebutuhan warga.

Setiap kemarau, warga Dusun Gebang, selalu kesulitan mendapatkan air bersih. Warga harus membeli dengan biaya cukup mahal. Padahal, di Dusun Gebang sebenarnya, terdapat sumber mata air yang berasal dari sungai bawah tanah yang bisa dimanfaatkan warga.

kepala dusun Gebang, Suwadi – Foto : Jatmika H Kusmargana

“Sebenarnya disini ada sumber mata air. Tapi hanya bisa diambil saat musim hujan saja. Saat kemarau air menyusut hingga ke dasar. Sehingga tidak bisa dimanfaatkan. Butuh dana besar untuk membeli alat pompa itu, sementara kita tidak mungkin mampu,” ujar Kepala Dusun Gebang, Suwadi, Jumat (32/8/2018).

Suwadi mengklaim, telah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah maupun lembaga terkait. Mereka mengajukan bantuan pengadaan pompa dalam, yang ditaksir harganya mencapai Rp1 miliar. Namun hingga saat ini, hal itu belum mendapatkan tanggapan.  “Kita berharap kehadiran ibu Titiek Soeharto dapat membantu merealisasikan hal ini. Sehingga warga tidak lagi mengalami kesulitan air bersih setiap musim kemarau,” tandasnya, seusai penyaluran bantuan air bersih dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Titiek Soeharto.

Titiek Soeharto memberikan bantuan air bersih kepada warga di Dusun Gebang, Girisuko, Pangang, Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (31/8/2018). –Foto: Jatmika H Kusmargana

Subardi, perwakilan Pemerintah Desa Girisuko menyebut, dari sembilan padukuhan di desa tersebut, Dusun Gebang, Dusun Temuireng 1 dan Dusun Temuireng 2, menjadi daerah yang selalu kesulitan air setiap kemarau. “Hal itu mengakibatkan pengeluaran warga selalu meningkat drastis setiap musim kemarau karena harus membeli air memakai tangki. Sebulan, satu keluarga bisa mengeluarkan biaya hingga Rp500 ribu. Karena biaya hidup yang tinggi, tak jarang warga harus menjual ternak, untuk membeli air,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Titiek Soeharto mendukung rencana pemanfaatan sumber air bawah tanah tersebut. Dia mengaku, akan berupaya membantu merealisasikan cita-cita tersebut, agar kebutuhan air bersih warga di Desa Girisuko atau desa lainnya bisa terpenuhi.

Titiek Soeharto, Jumat (31/8/2018) mengunjungi warga Dusun Gebang, untuk memberikan bantuan air bersih 250 tangki. Bantuan diberikan untuk warga di 50 dusun, di 12 Kecamatan se Gunungkidul. Dalam kesempatan tersebut, Titiek Soeharto juga memberikan bantuan Al-Qur’an untuk sejumlah masjid yang ada.

Lihat juga...