Yayasan Bakti Jogja, Berkomitmen Bantu Masyarakat Pedesaan

Editor: Satmoko Budi Santoso

1.042

YOGYAKARTA – Menginjak usia yang ke-27, Yayasan Bakti Jogja terus berkomitmen untuk membantu seluruh masyarakat di berbagai wilayah pedesaan yang ada di Yogyakarta.

Tak hanya di bidang sosial kemanusiaan saja, namun juga di berbagai bidang lainnya termasuk pertanian, hingga ekonomi.

“Kita terus berupaya membantu masyarakat Yogyakarta khususnya yang ada di wilayah pedesaan. Tak hanya di bidang sosial kemanusiaan saja, namun juga menyangkut berbagai hal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wakil Ketua Umum Yayasan Bakti Jogja, Joko Sidik Pramono, di sela acara peringatan hari lahir Yayasan Bakti Jogja yang ke-27, bertempat di kebun percontohan Yayasan Bakti Jogja, Jalan Balai Desa Harjobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Jumat (3/8/2018).

Wakil Ketua Umum Yayasan Bakti Jogja, Joko Sidik Pramono (kiri) – Foto Jatmika H Kusmargana

Yayasan Bakti Jogja sendiri merupakan yayasan yang didirikan Presiden RI ke-2 HM Soeharto pada 31 Juli 1991. Yayasan ini didirikan sebagai bentuk balas budi Pak Harto kepada segenap masyarakat Yogyakarta, khususnya di berbagai wilayah pedesaan, yang telah banyak berjasa membantu saat bergerilya selama perang kemerdekaan.

“Sebelum menjadi Presiden, Pak Harto, yang memang lahir di Jogja, dulu lama berjuang dengan bergerilya di berbagai wilayah pedesaan di Jogja. Selama bergerilya itu, Pak Harto kerap dibantu masyarakat Jogja. Setelah menjadi Presiden, beliau kemudian beriktikad membalas budi masyarakat Jogja dengan cara mendirikan yayasan ini,” ujarnya.

Sejak saat itulah, Yayasan Bakti Jogja tak henti membantu masyarakat Yogyakarta di berbagai bidang, baik sosial, kemanusian, hingga ekonomi. Seperti memberikan santunan pada warga kurang mampu, memberi bantuan pada warga korban bencana, hingga menggelar berbagai pelatihan dan memberikan bantuan usaha masyarakat pedesaan, baik di bidang pertanian, UMKM, dan sebagainya.

“Kami, Yayasan Bakti Jogja juga memiliki kebun percontohan untuk masyarakat. Kenapa kebun, karena mayoritas masyarakat pedesaan memiliki usaha pertanian. Kami ingin kebun ini dapat berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, khususnya petani,” katanya.

Sejumlah rangkaian acara digelar untuk memperingati hari lahir Yayasan Bakti Jogja yang ke-27 bertempat di kebun percontohan Yayasan Bakti Jogja, Jalan Balai Desa Harjobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Jumat-Minggu (3-5/8/2018).

Selain bazar UMKM, sejumlah acara juga digelar di antaranya pentas seni, lomba tari, pertunjukan wayang kulit hingga bakti sosial, berupa pembagian sembako murah dan sembako gratis.

Kegiatan peringatan harlah Yayasan Bakti Jogja semacam ini digelar rutin setiap tahun yakni pada tanggal 31 Juli. Puncak rangkaian kegiatan peringatan harlah Yayasan Bakti Jogja sendiri akan digelar pada Minggu besok, dengan acara pemotongan tumpeng dan pembagian sertifikat pelatihan bagi warga sekitar.

Baca Juga
Lihat juga...