Yuk Memelihara Ikan dan Tanam Sayur Organik

Editor: Satmoko Budi Santoso

4.274

YOGYAKARTA – Sayuran organik yang bebas pupuk maupun pestisida kimia saat ini seperti sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern yang ingin menerapkan pola hidup sehat sehari-hari.

Tak heran, masyarakat mulai banyak menanam sendiri aneka macam sayur-sayuran konsumsi di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Dari sekian banyak sistem tanam pertanian organik yang muncul dan berkembang saat ini, salah satu yang patut dicoba adalah aquaponik.

Akuaponik merupakan sistem pertanian organik yang memadukan aquakultur dan hidroponik. Sistem pertanian yang dapat diterapkan dalam skala besar maupun kecil ini memiliki keunggulan tersendiri.

Pembudidaya secara sekaligus dapat melakukan dua hal secara bersamaan, yakni bercocok tanam serta memelihara ikan.

“Aquaponik ini juga lebih simpel, karena kita tidak perlu memberikan pupuk pada tanaman. Tanaman akan menyerap nutrisi dari kotoran ikan, sebagai asupan makannya,” ujar salah seorang pengelola Kebun Percontohan Yayasan Bakti Jogja, Sugianto.

Dengan begitu, lanjut Sugianto, pembudidaya hanya perlu memberi makan ikan secara rutin setiap harinya. Pakan ikan yang kemudian menjadi kotoran akan diubah secara alami menjadi unsur NPK yang dibutuhkan tanaman.

“Jadi tanaman kita tempatkan di atas kolam. Lalu air kolam tinggal kita alirkan pada pot-pot tanaman sebagai media tanam dengan menggunakan pompa. Semua jenis sayuran bisa, seperti bayam, kangkung, tomat, sawi, lada, dan sebagainya,” katanya.

Untuk jenis ikan yang dapat dipelihara dalam akuaponik sendiri, dikatakan Sugianto, juga bisa bermacam jenis. Namun, biasanya ikan jenis nila lebih sering dipilih karena memiliki tingkat kekebalan tubuh yang baik, serta tidak menimbulkan bau.

“Tidak perlu khawatir saat pompa air mati akibat listrik padam. Kita tinggal menyiramkan air kolam secara manual ke dalam pot tanaman saja,” katanya.

Melalui Kebun Percontohan di wilayah Pakem Sleman, Yayasan Bakti Jogja, sejak beberapa waktu terakhir berupaya mengenalkan sistem pertanian aquaponik pada masyarakat. Yakni dengan membuat percontohan aquaponik berbagai jenis.

“Kita di sini ada dua macam aquaponik. Satu berukuran kecil untuk skala rumahan, dan satu lagi berukuran besar untuk skala indusri. Masyarakat bisa datang ke sini untuk mempelajari. Kita juga membuka pelatihan dasar pertanian organik secara rutin,” katanya.

Sebagai salah satu yayasan yang didirikan Presiden RI ke 2 HM Soeharto, Yayasan Bakti Jogja memang didirikan untuk membantu masyarakat Yogyakarta. Melalui kebun percontohan ini, Yayasan Bakti Jogja berupaya mengedukasi masyarakat khususnya warga sekitar melalui sektor pertanian, agar tingkat kehidupannya semakin meningkat.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.