12 Tahun Sumiati Merintis Usaha Pepes Kepiting

Editor: Koko Triarko

194
BALIKPAPAN – Berbekal modal minim, Sumiati, pelopor kuliner Pepes Kepiting di Balikpapan, selama 12 tahun ini berhasil mengembangkan usahanya. Selama itu pula, ia mampu membiayai sekolah ketiga anaknya dan kehidupan sehari-hari. 
Menurut Sumiati, modal usaha kuliner pepes kepiting diawali dengan modal yang sangat minim dan berbekal ilmu memasak yang dimilikinya. “Awalnya modal hanya Rp1 jutaan, dan dibantu oleh anak laki-kali saya dalam mencari bahan dasarnya kepiting. Kemudian ikut festival panganan khas Balikpapan,” katanya, saat ditemui, Selasa (18/9/2018).
Dari ikut festival penanganan khas Balikpapan pada 2006, Sumiati mendapatkan juara 1 favorit. Lalu, kuliner pepes kepiting mulai dipasarkan, baik melalui online maupun langsung.
“Sejak awal, usahanya sesuai pesanan, dan pesanannya tidak tanggung-tanggung. Dalam sehari bisa lebih dari 3.500 bungkus, bahkan lebih,” beber Sumiati.
Dalam sehari, ia bisa membuat pepes kepiting sebanyak 25 kilogram. Satu kilogram kepiting bisa menjadi 17 bungkus pepes kepiting.
“Alhamdulillah, omzet setiap hari ada, bisa buat biaya sehari-hari dan sekolah anak,” ungkapnya.
Sejak memulai usaha kuliner ini, ia mengaku lebih banyak sukanya, karena bisa banyak teman dan wawasan. “Setiap melakukan pemasaran, banyak ketemu orang dan dapat ilmu juga,” tandasnya.
Dia berharap, usaha kuliner yang dijalani kini dapat bertahan di tengah industri ekonomi kreatif yang semakin kompetitif. “Yang terpenting kualitas rasa tak akan berubah, meskipun harga per bungkus pepes kepiting, naik. Naik karena bahan bakunya, yaitu kepiting juga mengalami kenaikan,” tambah Sumiati.
Baca Juga
Lihat juga...