hut

82 CHA Lolos Administrasi

Editor: Mahadeva WS

Juru Bicara KY Farid Wajdi - Foto Hajoran M Pulungan

JAKARTA – Komisi Yudisial (KY) menetapkan, 82 Calon Hakim Agung (CHA) lolos seleksi administrasi. CHA yang dinyatakan lolos seleksi administrasi terdiri dari, 50 orang dari jalur karier, dan 32 orang dari jalur nonkarier.

KY mengharapkan, partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan, informasi atau pendapat terhadap para calon yang lolos. Masukan diberikan dengan melampirkan identitas jelas. Masukan diberikan secara tertulis, berisi tentang integritas, kapasitas, perilaku, dan karakter CHA yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Informasi diharapkan diterima Tim Seleksi CHA paling lambat 22  Oktober 2018 pukul 16.00 WIB, di alamat e-mail: rekrutmen@komisiyudisial.go.id atau alamat Komisi Yudisial Republik Indonesia (Tim Seleksi CHA). “KY juga menegaskan agar peserta seleksi diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi. Karena itu akan merugikan peserta CHA sendiri nantinya,” ujar Juru Bicara KY, Farid Wajdi, Kamis (13/9/2018).

Farid menambahkan, mereka yang lulus seleksi administrasi, selanjutnya akan mengikuti pelaksanaan seleksi kualitas. Kegiatannya dilakukan pada 19 sampai dengan 20 September 2018, di Balitbangdiklatkumdil Mahkamah Agung (MA), Mega Mendung, Bogor. “Materi yang diujikan pada seleksi kualitas di antaranya, menulis makalah di tempat, studi kasus hukum, studi kasus Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), dan tes objektif. Dalam mengerjakan seleksi tersebut, peserta wajib menggunakan komputer yang telah disediakan oleh panitia,” ungkapnya.

Bila diperinci berdasarkan profesi, CHA yang lolos tersebut terdiri dari 50 orang hakim, 18 orang akademisi, satu orang notaris, tiga orang advokat dan 10 orang berprofesi lainnya. Berdasarkan kategori jenis kelamin, 69 orang merupakan laki-laki dan 13 orang merupakan perempuan.

Berdasarkan jenis kamar yang dipilih, 24 orang memilih kamar Pidana, 27 orang memilih kamar Perdata, 15 orang memilih kamar Agama, enam orang memilih kamar TUN (khusus pajak), dan 10 orang memilih kamar Militer. “Di mana kategori strata pendidikan, sebanyak 26 orang bergelar master (S2) dan 56 orang bergelar doktor (S3),” jelasnya.

Tercatat, ada pendaftar yang telah mengikuti seleksi dua kali berturut-turut. Berdasarkan Pasal 5 Peraturan KY No2/2016, tentang Seleksi Calon Hakim Agung, jika sudah dua kali mengikuti seleksi berturut-turut, maka tidak dapat diusulkan untuk mengikuti satu kali seleksi berikutnya.

“Selain itu, ada CHA dari jalur nonkarier tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan undang-undang, yaitu belum berijazah doktor, dan magister di bidang hukum, dengan keahlian di bidang hukum tertentu, dengan dasar sarjana hukum atau sarjana lain yang mempunyai keahlian di bidang hukum,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com