ACT Kirimkan 22 Ton Logistik untuk Korban Gempa Lombok

Editor: Satmoko Budi Santoso

364

PADANG – Kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap korban gempa di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, terus mengalir. Melalui Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), kepedulian itu dihantarkan.

Kepala Cabang ACT Sumatera Barat, Fadli Septavianra, mengatakan 22 ton bantuan logistik itu terdiri dari berbagai kebutuhan, seperti makanan, kebutuhan untuk anak-anak, kebutuhan bagi perempuan, dan jenis kebutuhan lainnya.

“Soal makanan, kita mengirimkan makanan khas dari Sumatera Barat, tidak hanya rendang, tapi juga keripik balado dan yang lainnya. Karena dengan mencicipi makanan dari Sumatera Barat, saudara kita di Lombok, bisa ingat, bahwa masyarakat Sumatera Barat, bersama masyarakat Lombok, dan kita dari ACT peduli dengan Lombok,” katanya, Sabtu (8/9/2018).

Kepala Cabang ACT Sumatera Barat Fadli Septavianra/Foto: M. Noli Hendra

Ia menyebutkan, pengiriman bantuan ke korban bencana kali ini merupakan pengiriman terbesar yang dilakukan ACT. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Sumatera Barat, memiliki kepedulian terhadap saudara seiman yang berada di Lombok.

“22 ton itu kita kirimkan melalui jalur laut dengan satu kontainer. Semoga dalam waktu cepat, bantuan itu sampai ke Lombok, dan bisa dinikmati dan sampai ke tangan korban gempa,” jelasnya.

Menurutnya, bantuan 22 ton lebih logistik itu merupakan sumbangan dari masyarakat Sumatera Barat yang dihimpun ACT. Ke depan, direncanakan bantuan terus dihimpun.

Bantuan logistik sebanyak satu kontainer itu dihantarkan ke Pelabuhan Teluk Bayur Padang, dengan diiringi oleh rombongan ACT dan sejumlah donatur.

Selain itu, tim ACT hingga saat ini terus mengupayakan bantuan demi bantuan agar masyarakat Lombok dapat hidup dengan layak sebagaimana mestinya.

“Salah satunya membangun 1.000 unit hunian sementara (shelter) dan pengiriman bantuan logistik berupa kebutuhan pokok,” katanya.

Fadhli menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra ACT Sumatera Barat dan masyarakat Sumatera Barat atas rasa peduli terhadap korban gempa di Lombok.

Sementara itu, Camat Padang Utara, Editiawarman, yang turut hadir melepas keberangkatan bantuan logistik dari ACT, mengatakan, keberadaan ACT di Sumatera Barat sudah memasuki 1,5 tahun lebih. Semenjak hadirnya ACT, telah menjadi sebuah pintu bagi masyarakat untuk menyerahkan bantuan bagi yang membutuhkan.

“Saya sering lewat di kantor ACT ini, ratusan kali. Tapi baru kali ini singgah. Meski begitu saya melihat, ACT begitu komitmen dalam memberikan kepedulian terhadap orang-orang yang mengalami musibah atau bencana. Kita senang ACT ada di Sumatera Barat ini,” ujarnya.

Ia mengaku, besarnya jumlah bantuan yang diberikan masyarakat Sumatera Barat melalui ACT, merupakan hal yang positif. Karena, dapat disimpulkan bahwa masyarakat memiliki rasa kepedulian untuk saling membantu.

“Semoga ACT lebih kreatif lagi melakukan terobosan untuk membantu masyarakat yang menunggu uluran tangan dari ACT,” jelasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk