Amankan Pilpres 2019, Kapolda Jatim Temui Kiai Abdussomad

Editor: Mahadeva WS

221

SIDOARJO – Untuk pertama kalinya, sejak menjabat Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Luki Hermawan melakukan kunjungan ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Kiai Abdusshomad Buchori. Kunjung ke kawasan Sepanjang, Taman, Sidoarjo tersebut, diklaim untuk menjalin silaturahmi dengan ulama di Jawa Timur.

Kapolda Jatim, Irjen Pol. Luki Hermawan mengatakan, kunjungannya kali ini dilakukan untuk meminta dan memohon bimbingan serta arahan dari para kiai, untuk keamanan Jawa Timur. “Ini kunjungan pertama kami di Jawa Timur. Kami datang kesini, karena MUI adalah lembaga yang mewadahi ormas dan umat Islam di Jatim. Tentunya kami ingin support dan dukungannya, sebagai pejabat baru di Jatim,” kata Luki Hermawan, Selasa (11/9/2018).

Memasuki tahun politik menjelang Pemilu Legislatif 2019, pihak akan melakukan berbagai upaya, untuk mengamankan wilayah Jawa Timur. Harapannya bisa menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Jawa Timur. “Keamanan ini yang perlu kami antisipasi. Sehingga kondusifitas masih tetap terjaga. Dan selanjutnya, kami akan sowan kepada tokoh-tokoh yang ada di Jatim,” tandasnya.

Ketua MUI Jawa Timur, Kiai Abdusshomad Buchori menyebut, kunjungan Kapolda Jatim yang baru, menjadi upaya untuk menjaga keutuhan antara ulama dan umara, sehingga Jawa Timur tetap aman. “Memang dibutuhkan biar saling menyatu. Ulama bisa berpendapat banyak hal dengan pendekatan persepektif keagamaan maupun problem sosial. Dan MUI pun juga punya konsep-konsep sehingga bisa didiskusikan dan memberikan manfaat pembangunan bangsa dan negara,” terang Kiai Abdusshomad.

Jawa Timur merupakan provinsi yang besar, dengan jumlah penduduk sekira 40 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, muslimnya diperkirakan ada 96,76 persen. Selain itu, di Jawa Timur juga memiliki 43 ribuan Masjid, 160 ribu musala dan 8 ribuan pondok pesantren. “Ini potensi di Jawa Timur. Berbicara potensi tentunya juga ada problem dan solusi. Itu sebagian konsep pembangunan Indonesia. Khususnya Jawa Timur,” tambahnya.

Sebagai wadah umat Islam di Jawa Timur, MUI Jawa Timur berpesan, Kapolda Jatim yang baru untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat. Terlebih mendekati tahun politik yang ditengarai akan banyak gesekan. “Jangan sampai terjadi. Kita cinta tanah air. Negeri ini jangan dirusak. Kita sepakat Indonesia negara kita. Kalaupun ada gesekan, mestinya ada penyelesaian. Dan Alhamdulillah kami sudah berdialog dengan Kapolda yang baru. Semoga kedepannya tetap aman dan terkendali,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...