Angkat Kaltim, Bandara SAMS Peroleh Penghargaan Internasional

Editor: Satmoko Budi Santoso

178

BALIKPAPAN – Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil meraih peringkat kedua terbaik di dunia dengan kapasitas 5 juta hingga 15 juta penumpang per tahun.

Perolehan penghargaan peringkat kedua terbaik itu dari organisasi Airports Council International (ACI). Untuk peringkat pertama diraih Hyderabad Airport (HYD) India.

Untuk mendapatkan predikat terbaik dari ACI melalui proses yang cukup panjang dari penilaian maupun persaingan yang sangat ketat dengan bandara lainnya di dunia. Namun, tahun ini mampu meraih dengan berbagai fasilitas dan pelayanan yang dimiliki bandara SAMS, meskipun nilainya sangat tipis.

“Ketika saya pertama kali ditempatkan di sini (Bandara SAMS), telah mendapat perhatian khusus direksi Angkasa Pura dan menjadi dasar pengembangan hingga sekarang. Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan ini telah menjadi perhatian khusus sejak rencana pembangunan hingga sekarang,” kata General Manager PT Angkasa Pura I cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Farid Indra Nugraha, Selasa (18/9/2018).

General Manager PT Angkasa Pura I cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Farid Indra Nugraha (tengah) – Foto Ferry Cahyanti

Dia memaparkan metode penilaian juga sangat berbeda dengan tingkat nasional. Meski Bandara SAMS Sepinggan juga mendapatkan penghargaan Prima Utama sebagai bandara internasional yang diserahkan Menteri Perhubungan RI Budi Karya pada 17 September kemarin.

“Semua bandara sebenarnya bisa mengikuti, tapi tentunya standar operasional dan sertifikasi menjadi ukuran. Kami telah lama mencoba untuk mengikuti standarisasi yang ditetapkan,” terangnya.

Farid menjelaskan, Angkasa Pura I sebagai pengelola akan tetap mempertahankan  penghargaan yang diperoleh dengan harapan semua temuan-temuan yang menjadi ukuran kekurangan penilaian harus ditindaklanjuti karena survei data yang dilaporkan oleh tim ACI dilakukan per tiga bulan. Paling tidak nilainya bisa sama dengan inovasi-inovasi yang akan dikembangkan.

“Ada sih kekurangannya, tapi semakin kecil. Ibarat jaring laba-laba, modelnya sudah mendekati sempurna. Mungkin di fasilitas ya, maka kami selalu melakukan improvisasi dan inovasi. Kalau untuk pelayanan, sudah jauh lebih baik,” tandasnya.

Farid Indra Nugraha menambahkan, penghargaan ini bukan hanya untuk Angkasa Pura Airport namun untuk semua masyarakat Kalimantan Timur yang bangga dengan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang berhasil meraih penghargaan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang berperan serta dalam penghargaan ini, kami akan terus melakukan peningkatan layanan agar pengguna jasa mendapatkan pengalaman terbaik selama di Bandara,” tutup Farid.

Baca Juga
Lihat juga...