Anies Siap Bereskan Ciliwung

Editor: Mahadeva WS

202
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan – Dok: CDN

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjanjikan akan segera membereskan masalah lingkungan di Sungai Ciliwung. Presiden Joko Widodo saat melakukan lawatan ke luar negeri, menginginkan kondisi Sungai Ciliwung bisa bersih seperti Sungai Cheonggyecheon di Ibu Kota Seoul, Korea Selatan.

Selama tiga tahun terakhir, sungai di Jakarta mengalami pencemaran berat hingga 61 persen. Selama 2014, 2015, hingga 2017, sungai-sungai di Jakarta mengalami kejadian pencemaran berat. “Sungai Ciliwung, kita harus bereskan,” kata Anies, Rabu (12/9/2018).

Sementara, sungai yang tercemar ringan, dari 23 persen jumlahnya turun menjadi 12 persen. Sungai yang tercemar sedang, jumlahnya dari 44 persen di 2014 menjadi 17 persen di 2017. “Jadi yang tercemar sedang dan tercemar ringan itu turun, tercemar berat dari 32 persen menjadi 61 persen. Jadi yang sedang dan ringan itu menjadi berat, bukan turun lalu hilang,” jelas Anies.

Selain itu, kondisi kualitas air sungai di DKI Jakarta mengalami banyak perubahan. Dia menyebut, jumlah sungai tercemar berat di DKI Jakarta semakin meningkat. “Kkondisi kualitas air sungai di DKI Jakarta, saya dapat data dari 2014 sampai 2017, mengalami perubahan yang cukup signifikan,” tandasnya.

Pemprov DKI, sudah menyusun dan menyiapkan roadmap, untuk segera mengembalikan sungai ke kondisi sebelumnya. Proses pencemaran terjadi dalam waktu yang cukup singkat. “Jadi PR (Pekerjaan Rumah) kita itu bukan sekadar soal estetika, sungainya nampak indah. Tapi yang paling penting pencemaran yang terjadi di DKI selama beberapa tahun ini meningkat secara signifikan,” tuturnya.

Anies mengklaim, Pemprov DKI Jakarta sudah punya cara untuk menanggulangi masalah pencemaran sungai di Jakarta. Dengan mengembalikan ke ekosistem yang alamiah, satwa-satwa diharapkan un dapat kembali berhabitat di sungai. “Kalau satwa bisa berada di sungai, artinya sungai itu sehat, bersih. Nah, itulah yang disebut sebagai sungai yang alamiah, sungai-sungai yang natural. Kita akan dorong kesana,” kata Anies.

Sebelumnya, seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin. Presiden Joko Widodo menyusuri Sungai Cheongyechoen di sela-sela kunjungannya di Seoul, Korea Selatan, pada Selasa 11 September 2018.

Di pengujung jalan sebelum menyusuri tepi sungai itu, Presiden disambut Wali Kota Seoul, Park Won-Soon. Presiden, Ibu Iriana, dan para peserta KIND Meet Up berdialog sembari berjalan santai menyusuri indahnya tepi Sungai Cheonggyecheon, Seoul. Di sepanjang tepi Sungai Cheonggyecheon, Presiden Jokowi berbincang akrab dengan Wali Kota Seoul, Park Won-soon. Hal yang menjadi perhatian Jokowi adalah kebersihan Sungai Cheonggyecheon yang melintasi tengah kota itu. Mantan gubernur DKI Jakarta itu teringat Sungai Ciliwung yang masih kotor padahal juga melintasi jantung Ibu kota.

“Sungai Cheonggyecheon ini sebuah inspirasi yang sangat bagus, kalau Sungai Ciliwung bisa bersih, dan itu bisa. Tahun 2003, sungainya juga sama (seperti Ciliwung) dan dengan waktu dua tahun tiga bulan sangat bersih sekali seperti zaman dahulu kala. Sebuah tontonan yang bisa jadi tuntunan untuk bisa digarap di Jakarta,” kata Jokowi.

Baca Juga
Lihat juga...