APBD-P Belum Dibahas, RSUD Liunkendage Tahuna Kekurangan Obat

190
Ilustrasi - Dok CDN

TAHUNA, SULAWESI UTARA — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai kekurangan obat menurut direktur rumah sakit (26/9/2018).

“Saat ini sudah mulai kekurangan obat,” kata Direktur RSUD Liunkendage Blessing Rompis di Tahuna, Rabu.

Dia menjelaskan persediaan obat rumah sakit makin menyusut karena pemerintah daerah belum juga mengucurkan tambahan anggaran untuk pengadaan obat.

“Persediaan obat dan bahan makanan untuk pasien sudah sangat kurang sebagai dampak dari belum dibahasnya APBD-P oleh DPRD,” kata dia.

“Kami berharap wakil rakyat yang duduk di DPRD Sangihe dapat mengutamakan kepentingan masyarakat, termasuk keselamatan pasien yang sementara dirawat di rumah sakit,” ia menambahkan.

Aparat Dinas Kesehatan setempat bersama perwakilan rumah sakit Liunkendage Tahuna beberapa hari yang lalu sudah mendatangi DPRD untuk mendesak wakil rakyat segera membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan agar dana pengadaan obat dan makanan untuk pasien dapat segera dicairkan.

“Kami sudah mendatangi DPRD untuk mendesak wakil rakyat agar lebih memperhatikan kepentingan rakyat yang diwakili,” kata dia, menambahkan, “Kalau APBD Perubahan dibahas lebih awal pasti tidak terjadi kekurangan obat dan bahan makanan seperti ini.” Ia berharap pemerintah kabupaten dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar penundaan penganggaran tidak sampai membawa dampak buruk bagi penanganan pasien dan pelayanan kesehatan di RSUD. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...