Badai Florence, Ribuan Orang Didesak Selamatkan Diri

Ilustrasi wilayah Amerika Serikat- Dokumentasi CDN

SOUTH CAROLINA – Ribuan orang di Georgetown, South Carolina, didesak agar segera meninggalkan rumah mereka, saat air meluap dari sungai, sehingga mengancam bisa merendam permukiman di daerah tersebut.

Sebagian besar Georgetown, yang berada di persimpangan sungai Waccamaw, Great Pee Dee dan Sampit, lolos dari keganasan awal Badai Florence, yang memasuki daratan pada 14 September, sebagai Badai Kategori 1. Badai tersebut tercatat telah menewaskan 46 orang di tiga negara bagian.

Tapi di kota pelabuhan yang didiami lebih dari 9.000 warga tersebut, menghadapi kemungkinan banjir besar, sebab terjadi peningkatan air di sistem saluran akibat badai menuju samudra. “Kami mendesak warga agar menghadapi peristiwa ini dengan serius. Kami menduga banjir akan lebih parah dibandingkan dengan akibat Badai Matthew, dua tahun lalu,” kata Randy Akers, Wakil Pejabat Penerangan Umum bagi Georgetown County, Kamis (27/9/2018).

Masyarakat didesak agar bersiap menghadapi kondisi paling buruk. Di antara 6.000 dan 8.000 orang telah disarankan untuk mengungsi, belum ada data jelas, berapa yang telah mengikuti saran untuk mengungsi. “Kami memang memiliki keprihatinan bahwa orang tidak memperhatikan peristiwa ini secara sungguh-sungguh,” katanya.

Beberapa bagian di Georgetown terendam air sampai ketinggian tiga meter. Dinas Cuaca Nasional menyebut, dalam beberapa hari mendatang air sungai Pee Dee dan Waccamaw sudah melewati tanggulnya.Banjir mengancam jalan raya terputus dan masyarakat yang terkucil.

Ketinggian air di Waccamaw diperkirakan mencapai puncaknya pada Kamis (27/9/2018). dengan ketinggian air sampai 22 kaki di Conway dan 21,2 kaki di Georgetown. Zona yang berpotensi direndam banjir berisi sebanyak 3.500 rumah di Georgetown, 60 kilometer di sebelah selatan Myrthe Beach. “Di lokasi tersebut terdatat ada masyarakat pelancongan di pantai Pawleys Island, tempat tinggal 8.000 orang,” kata Wanita Juru Bicara Georgetown County Jackie Broach-Akers.

Pemerintah memperingatkan, warga di jalur yang terancam melalui pesan telepon yang telah direkam dan kunjungan ke rumah warga. Kabupaten itu membuka dua pusat penampungan darurat. Hotel di dekat Myrtle Beach menawarkan potongan harga untuk pengungsi. Sekolah umum ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Awak angkutan umum negara bagian, berusaha mendirikan bendungan sementara di kedua sisi US Highway 17, jalur utama pantai, yang melewati daerah tersebut. Para teknisi Pengawal Nasional, memasang jembatan mengambang untuk berjaga-jaga, jika jalan raya Georgetown direndam air luapan sungai.

Di North Carolina, Gubernur Roy Cooper mengatakan, tujuh sungai di bagian tenggara negara bagian tersebut, berada pada kondisi banjir. Tiga lagi berada dalam kondisi sedang. Badai Florence membawa curah hujan 75 hingga 100 centimeter ke Wilmington, North Carolina. Kerugian akibat Badai Florence diperkirakan bisa mencapai 2,8 miliar sampai lima miliar dolar AS, kata RMS, perusahaan analisis dan peragaan resiko. (Ant)

Lihat juga...