Bangun Jalan Amfoang, Butuh Dana Rp250 Miliar

210
Ilustrasi - Dok CDN

KUPANG  – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan, pemerintahannya menyiapkan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan jalan guna membuka keterisolasian wilayah Amfoang di Kabupaten Kupang, Pulau Timor.

“Tahun ini untuk Kabupaten Kupang kami siapkan pembangunan jalan untuk membuka keterisolasian di wilayah Amfoang senilai Rp250 miliar,” katanya di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan, pemeritahannya tidak akan membangun jalan dengan alokasi hanya satu hingga dua kilometer setiap tahun untuk 22 kabupaten/kota di provinsi setempat.

“Saya mau bangun jalan sampai tuntas, jadi tidak separuh-separuh,” kata Viktor. Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menjelaskan, pembangunan jalan di Kabupaten Kupang diprioritaskan untuk membuka keterisolasian wilayah Amfoang yang berbatasan langsung dengan Distrik Oecusse, Timor Leste itu.

“Yang pasti tahun depan (2019) kami bangun 50 kilometer sekaligus untuk membuka isolasi wilayah Amfoang. Ini jadi bagian prioritas kami,” katanya.

Ia mengatakan, akses jalan menuju wilayah Amfoang masih dalam kondisi rusak parah dan sangat menyulitkan masyarakat untuk melintasinya dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Untuk itu, lanjutnya, alokasi pembangunan jalan menjangkau hingga puluhan kilometer sehingga segera membuka keterisolasian wilayah bagi masyarakat Amfoang dan masyarakat luar.

“Daripada kita bangun dua kilometer lalu jeda, nanti di tahun berikutnya rusak lagi, sehingga untuk Amfoang kami akan bangun 50 kilometer sekaligus,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya belum menentukan target ruas jalan provinsi yang akan dibangun di wilayah provinsi berbasiskan kepulauan itu untuk tahun 2019 mendatang karena anggaran masih bersifat normatif.

Target pembangunan, lanjutnya, akan ditetapkan setelah pemerintah provinsi mengupayakan dukungan dana alokasi khusus (DAK) yang memadai dari pemerintah pusat.

“Dalam waktu dekat ini kami usahakan dukungan DAK dari pusat, baru kami tetapkan target-target pembangunan jalan provinsi di sini,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Wisman Keluhkan Kerusakan Jalan ke Objek Wisata Ke... KUPANG --- Wisatawan mancanegara (Wisman) maupun domestik banyak yang mengeluhkan buruknya kondisi Jalan Ikan Foti menuju lokasi objek wisata Kerajaan...
Kantor Bupati Sikka Mangkrak, tak Tuntas Dibangun MAUMERE – Pembangunan kantor bupati Sikka yang dilakukan menggunakan anggaran multi years sejak tahun 2017, bangunan gedung utamanya masih belum disel...
Perbaiki Jalan Provinsi, NTT Butuh Dana Rp4,5 Tril... MAUMERE – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan dana sebesar Rp4,5 triliun untuk memperbaiki jalan provinsi sepanjang 2.800 kilome...
Bangun Bandara Baru, Pemkab Sabu Raijua Bebaskan L... KUPANG - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membebaskan lahan dengan panjang sekitar 3.000 meter dan lebar 500 meter untu...
Warga Maumere Keluhkan Rusaknya Jalan Brai MAUMERE – Pembangunan jembatan Nangameting di jalan negara Trans Flores, tepatnya di depan patung penari Bebing, kelurahan Nangameting, Kota Maumere, ...
Telan Dana Dua Miliar, Puskesmas Kopeta Harus Sesu... MAUMERE --- Pembangunan Puskesmas Kopeta di jalan Litbang kota Maumere yang telah dipindahkan dari jalan El Tari diminta dilakukan sesuai dengan peren...
Satu-satunya Akses Warga 12 Desa di Solor Barat Fl... LARANTUKA --- Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Flores Timur (Flotim) diminta memperbaiki jalan aspal yang sudah rusak parah dari Pamakayo di wilaya...