Bawaslu Balikpapan Temukan 1.761 Pemilih Ganda

Editor: Makmun Hidayat

201
Komisioner Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis - Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Balikpapan temukan pemilih ganda sebanyak 1.761 pemilih. Temuan pemilih ganda itu diketahui berdasarkan dari Daftar Pemilih Tetap atau DPT pada Pemilihan Gubernur Kaltim yang mencapai 425.437 pemilih.

Tidak hanya dari DPT pemilihan Gubernur Kaltim namun temuan daftar pemilih ganda itu juga merupakan hasil dari analisa Bawaslu RI sebagai pedoman untuk pelaksanaan Pemilu Legislatif dan pemilihan Presiden 2019.

“Dengan temuan itu, kami juga mengoordinasikannya ke KPU Balikpapan untuk ditindaklanjuti. Kalo dilihat angka memang masih di bawah satu persen tapi itu cukup banyak,” ucap Komisioner Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis, Selasa (11/9/2018).

Ia menjelaskan temuan pemilih ganda itu berdasarkan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama yang sama, namun berbeda domisili dan Tempat Pemungutan Suara atau TPS. “Dari hasil analisa Bawaslu RI itu termasuk pemilih yang usianya belum cukup umur atau belum mencapai 17 tahun pada 17 April 2019 mendatang,” sebutnya.

Apabila berdasarkan pencermatan Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz mengatakan baru pemilih ganda yang diketahui seperti identitas yang identik, termasuk pada tempat tanggal lahir hingga Nomor Induk Kependudukan.

Menurutnya, belum diketahui dari temuan itu apakah ada kekeliruan atau seperti apa. Karena yang jelas pengunggahan data itu dilakukan PPK. Namun dipastikan, pemilih ganda itu akan berkurang. “Ya paling tidak setengah dari jumlah temuan DPT ganda itu,” tandasnya.

Selain itu, pengurangan DPT juga bisa dipengaruhi adanya pemilih yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat atau TMS. “Kami analisa pemilih yang belum berusia 17 tahun pada 17 April mendatang, pemilih tapi meninggal,” timpalnya.

Ditambahkannya, analisa itu juga termasuk bagi pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak tercantum pada DPT. Hasilnya nanti, termasuk soft copy akan direkomendasikan ke KPU Balikpapan.

Baca Juga
Lihat juga...