BBM di Pasaman Barat Langka, Pengendara Rela Mengantre

400
Ilustrasi - Dok: CDN

PASAMAN BARAT — Di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) hingga kini masih terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar.

Puluhan kendaraan mengantre untuk mendapatkan BBM sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beberapa hari terakhir.

Pengelola SPBU Batang Lingkin, Santoso, mengatakan kelangkaan BBM jenis premium dan solar itu akibat habisnya stok premium di Pasaman Barat.

Selain itu juga berkurangnya kuota atau jatah premium dari Pertamina Padang. Selain itu, terjadi keterlambatan pengiriman solar beberapa waktu belakangan ini.

Menurutnya peminat BBM jenis premium masih banyak. Masyarakat rela antre untuk menunggu premium datang.

Setiap premium datang maka kendaraan yang antre bergantian mengisi BBM yang dibantu petugas dan sejumlah satpam.

Secara bergantian kendaraan yang didominasi mobil itu terlihat mengisi BBM secara tertib. Selain premium, sejak beberapa hari belakangan ini antrean kendaraan juga terjadi di pompa BBM jenis solar.

Diduga akibat keterlambatan pengiriman, banyak SPBU di Pasaman Barat kehabisan stok solar. Sementara permintaan di tengah masyarakat terus meningkat seiring dengan tingginya pertumbuhan kendaraan.

Ia mengaku antrean kendaraan setelah mereka kedatangan stok premium dan solar tidak bisa dihindarkan. Di sisi lain diduga akibat pembatasan stok dan banyak SPBU yang tidak menjual premium membuat pengendara menyerbu SPBU yang menjual premium.

Ia memprediksi stok premium yang mereka miliki akan habis lebih awal melihat banyak jumlah pengendara yang mengantre.

Untuk menghindari keributan, petugas SPBU melakukan pembatasan pembelian dari konsumen agar semua pengendara yang mengantre bisa mendapatkan kebagian.

“Kami berharap ke depan pemerintah bisa memberikan solusi agar stok premium dan solar tidak dikurangi dan harga tidak dinaikkan terus,” harap salah seorang pengendara, Edwar (38). (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...