Bekasi Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan

Editor: Koko Triarko

302
BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, melaksanakan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP). Selain untuk meningkatkan  kualitas udara perkotaan, kegiatan itu juga disejalankan dengan upaya meraih Adipura untuk Kota Patriot 2018. 
Ekup dilaksanakan selama tiga hari ke depan, mulai Selasa, (18/9/2018), dengan mengambil lokasi di jalan Sultan Agung-Harapan Indah, dan pada hari ketiga di Jalan Ir. H. Juanda di depan TMP Bulak Kapal Bekasi Timur.
Hari pertama dilakukan di depan Gor Patriot Chandrabaga mulai pukul 06.00 WIB, dengan turut melibatkan Dinas Perhubungan, Satlantas dan Petugas PJU.
Kasi Kerusakan Lingkungan, Suhendra, memantau kegiatan EKUP di lapangan. –Foto: M Amin
“Kegiatan ini menindaklanjuti, surat edaran dari Dirjend Pengendalian Pencemaran Udara, agar setiap Kota melaksanakan EKUP. Sekaligus mendukung syarat penilaian nonfisik Adipura  2018 untuk Kota Bekasi, sekaligus mengetahui kualitas udara di Kota Bekasi,” jelas Suhendra, Kasi Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Selasa (18/9/2018).
Menurutnya, kegiatan ini selain membantu upaya peraihan  Adipura untuk Kota Bekasi, juga dalam rangka meningkatkan kualitas udara perkotaan sesuai peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2006, tentang ambang batas emisi.
Dikatakan, EKUP mencakup tiga komponen, yakni uji emisi kendaraan bermotor, pemantauan kualitas udara jalan raya, roadside monitoring dan pematauan kinerja lalu lintas, seperti kecepatan dan kerapatannya. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dalam penerapan transprotasi yang berwawasan lingkungan.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas udara perkotaan dengan cara menurunkan beban pencemaran dari emisi transportasi. Targetnya dapat menjaring dua ribu kendaraan,” kata Suhenrda.
Dia berharap, melalui kegiatan ini ada kesadaran dari masyarakat, agar setiap kendaraan bermotor sesuai standar emisinya, seperti gas buang kendaraan dapat tidak melebihi ambang batas.
Kendaraan yang melintas diarahkan untuk diuji emisinya. Dan, kendaraan yang lulus uji emisi diberikan stiker dan yang belum memenuhinya disampaikan evaluasi, agar lebih merawat kendaraan lebih baik.
Ada pun parameter uji emisi, meliputi kendaraan dengan bakar mesin, dilakukan pemeriksaan Karbonmonoksida (CO), Hidrokarbon (HC), Karbondioksida (Co2), Oksigen (02). Untuk jenis kendaraan solar, hanya dilakukan opasitas (opacity).
Baca Juga
Lihat juga...