Bekraf Dorong Investasi Baru di Bidang Perfilman

Editor: Koko Triarko

1.037
Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)  -Fot:o Akhmad Sekhu
JAKARTA – Investasi baru dalam perfilman, sangat diperlukan untuk pengembangan ekosistem perfilman yang merupakan prioritas utama pertumbuhan film di Tanah Air, sekarang ini. Pencapaian iklim investasi yang positif terus didorong untuk menarik lebih banyak investor, melalui kebijakan maupun kegiatan perfilman.
Untuk itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Perfilman Indonesia (BPI) menggelar kegiatan perfilman, yakni seminar Indonesia Film Business Outlook 2019 dengan tema HAKI, Pasar dan Distribusi Penonton dan Bisnis Film di Indonesia.
“Melalui acara ini, kita optimis akan muncul banyak investasi baru dalam dunia perfilman,“ kata Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), sebagai Keynote Speaker dalam acara seminar di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018).
Triawan membeberkan, bahwa investasi baru ini untuk mendorong iklim iklim perfilman Tanah Air lebih stabil dan kuat di masa depan.
“Untuk itu, pemahaman tentang investasi dalam perfilman harus  disampaikan seluas-luasnya dan intensif kepada khalayak masyarakat, terutama insan perfilman,“ bebernya.
Harapan tersebut disampaikan Triawan, berdasarkan data riset industri perfilman yang dilakukan Bekraf sebelumnya. “Riset yang dilakukan menyoal capaian Makro subsektor film, kondisi dan pasar film Indonesia serta tantangan perfilman yang kita hadapi,“ ungkapnya.
Sebagai upaya terus mengembangkan potensi perfilman Indonesia, kata Triawan, Bekraf bersama dengan berbagai asosiasi  dan lembaga telah bersinergi dalam memfasilitasi para pelaku kreatif, khususnya dalam bidang perfilman.
“Beberapa program yang telah dijalankan berkenaan dengan pengembangan perfilman, di antaranya SCARA (Skenario Cerita Anak Nusantara), yaitu program pelatihan dan pencarian penulis skenario,“ pungkasnya.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.