Belgia Kembangkan Investasi Vanili di Flotim

152
Ilustrasi -Dok: CDN
KUPANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memfasilitasi perusahaan Belgia yang berminat investasi mengembangkan tanaman vanili di daerah setempat.
“Ada perusahaan dari Belgia yang sementara ini kami fasilitasi proses investasinya, untuk mengembangkan vanili di daerah kami,” kata Kepala DPM-PTSP Kabupaten Flores Timur, Yohanes Kopong, Selasa (25/9/2018).
Ia mengatakan, investasi pengembangan tanaman vanili itu akan difokuskan di wilayah Pulau Adonara, melalui usaha budi daya hingga pembangunan pabrik pengolahannya.
Dijelaskannya, saat ini perusahaan sedang bergerak untuk pengembangan budi daya melalui pendampingan kelompok-kelompok petani.
Dari sisi pengumpulan hasil vanili, lanjutnya, sementara dikerjakan dengan para petani yang menyebar di sejumlah kecamatan, seperti Adonara Barat, Adonara Tengah, Adonara Timur, dan sekitarnya.
Ia mengatakan, pihaknya juga sementara memfasilitasi proses perizinan pembangunan pabrik yang sedang diurus perusahaan tersebut, agar secepatnya bisa dibangun.
“Rencana teknis perusahaan ini akan membangun pabrik pengolahannya di Desa Wurung, Kecamatan Adonara Barat,” katanya.
Lebih lanjut, Yohanes mengatakan, terkait nilai investasi pengembangan vanili itu belum tercatat pasti, karena belum dicantumkan dalam proposal proyek tersebut, namun menurutnya bisa menghabiskan paling sedikit puluhan miliar.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya memperlancar proses investasi ini, mengingat perusahaan asing belum banyak menguasai berbagai mekanisme dan persyaratan adminstrasi perizinan di daerah.
Meskipun ada bagian perizinan yang menjadi wewenang pemerintah provinsi maupun pusat, namun pihaknya tetap memberikan pertimbangan dan rekomendasi teknis lainnya, agar investasi ini segera direalisasikan.
“Karena sudah tentu nantinya akan berdampak cukup banyak, terutama untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat kita. Selain itu, juga memicu sektor-sektor lain untuk berkembang,” katanya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...