Blackout Sistem Sebabkan Listrik Padam Tiga Jam di Bali

Editor: Koko Triarko

1.609
Manajer Distribusi PT PLN (Persero) Distribusi Bali, Eko Mulyo. -Foto: Sultan Anshori
DENPASAR — Aliran listrik di pulau Bali sempat mati atau blackout sistem kelistrikan selama tiga jam pada pukul 12.30 WITA. Hal ini disebabkan oleh adanya gangguan di PLTU Pacitan,yang menyebabkan PLTU Paiton keluar dari sistem.
Manajer Distribusi PT PLN (Persero) Distribusi Bali, Eko Mulyo, menjelaskan, blackout sistem kelistrikan di Bali diawali adanya gangguan di PLTU Pacitan, Jawa Timur. Gangguan pada sistem kelistrikan tersebut membuat PLTU Paiton keluar dari sistem dan menyebabkan terganggunya nyala pasokan listrik ke sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Bali yang kehilangan daya hingga 25 persen dari total keseluruhan sekitar 1.200 MW.
“Ya, karena kita ini masih satu sistem kelistrikan dengan PLTU Paiton. Nah, di Bali total keseluruhan sekitar 1.200 MW, 25 persen disuplai sistem dari Jawa, lewat kabel laut. Karena sistem di Paiton padam, maka sistem Bali kehilangan suplai yang cukup besar secara tiba-tiba, mengakibatkan sistem di Bali menjadi blackout,” kata Eko Mulyono, kepada sejumlah wartawan di Kantor PLN Cabang Bali, Rabu, (5/9/2018).
Hingga saat ini, pihaknya masih mengupayakan penormalan bertahap. Pihaknya mengutamakan pembangkit besar, di antaranya PLTU Celukan Bawang. PLTU ini tak bisa hidup tanpa mendapat suplai tegangan dulu.
“Tadi sudah diawali proses, dikirimi dulu tegangan dari Jawa, masuk ke Gilimanuk, dan bertahap ke PLTU Celukan Bawang, sehingga PLTU itu bisa membangkitkan daya listriknya”, katanya.
Sementara itu di Bali, lanjutnya, sudah 75 persen nyala lagi secara bertahap. Sebagian Surabaya dan Jawa Timur, padam, seperti di Situbondo dan Jember. Penyebab gangguan masih diinvestigasi.
“Pemulihan ini saya yakin bisa 100 persen pulih hari ini. Sebab pembangkit di Bali masih cukup. Pemulihan listrik tak bisa seketika. Kami harus secara bertahap, pembangkit masuk, beban ditambah. Pembangkit dinaikkan dayanya, beban nambah lagi, bertahap. Begitu beban masuk langsung besar, nanti bisa padam lagi, sehingga kami masukkan dayanya bertahap. Pemulihan ini kami harus menerima sumber tegangan dulu dari sistem Jawa. Karena PLTU Celukan Bawang tak bisa dibangkitkan, jika tak mendapat suplai tegangan dari sistem,” jelasnya.
Mulyono juga meminta maaf kepada para konsumen atas kejadian ini. Pihaknya berharap, kejadian ini tidak kembali terulang dan segera mengevaluasi kesalahan yang menyebabkan kematian jaringan listrik.
Hingga berita ini diturunkan, pada pukul 16.00 WITA, aliran listrik di Bali, khususnya di Kota Denpasar, sudah kembali normal.
Baca Juga
Lihat juga...