BMKG Catat Ada Beberapa Kali Gempa Cukup Besar

Editor; Makmun Hidayat

283

YOGYAKARTA — BMKG mencatat adanya beberapa kali gempa cukup besar, sebelum terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Donggala Sulawesi Tengah pada Jumat (28/09/2018) pukul 17.02 WIB sore tadi. Diantaranya adalah gempa berkekuatan magnitudo 6 yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB siang.

“Sebelum terjadinya gempa 7,7, BMKG sebenarnya telah mengeluarkan rilis informasi gempa bumi berkekuatan 6 magnitudo di lokasi yang sama pada pukul 2 siang. Jadi gempa 7,7 ini memang diawali gempa berkekuatan magnitudo 6, yang kemudian diikuti beberapa gempa susulan. Hingga akhirnya gempa lebih kuat terjadi pukul 17.02 WIB,” ungkap Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati di Yogyakarta, Jumat malam (28/9/2018).

Meski begitu tak seperti gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada pukul 17.02 WIB sore yang menimbulkan tsunami, gempa awal pada pukul 14.00 WIB siang, diketahui tidak berpotensi atau menimbulkan tsunami.

“Jadi gempa pukul 17.02 itu bukan merupakan gempa susulan dari gempa pukul 14.00. Tapi gempa yang berbeda, meski berada di lokasi yang sama,” katanya.

Sementara itu sejak terjadinya gempa pukul 2 siang tersebut, BMKG bahkan mengaku langsung kehilangan kontak dengan tim BMKG yang ada di Palu. Hal itu membuat Kepala BMKG langsung menghubungi Panglima TNI dan Kepala Basarnas agar segera masuk ke Donggala.

“Pukul 16.00 WIB kita lapor ke TNI dan Basarnas, agar kirim anggota ke Donggala. Jadi itu sebelum terjadi gempa berkekuatan magnitudo 7,7. Karena kita khawatir terjadi sesuatu,” katanya.

Dwi Korita menjelaskan di Kabupaten Donggala sendiri memang tidak terdapat kantor BMKG. Sehingga pihaknya harus mengirimkan tim BMKG Palu yang berjarak sekitar 2 jam dari Donggala, yakni sekitar pukul 15.00 WIB.

“Sampai dengan malam tadi kita masih belum bisa kontak dengan Donggala. Sehingga kita belum mengetahui data dampak kerusakan seperti apa. Pihak TNI dan Basarnas yang lebih tahu. Namun info sementara ada 1 orang meninggal. 10 luka tertimpa bangunan. Dan puluhan rumah rusak. Infonya tower bandara juga diketahui roboh,” ungkapnya.

Baca Juga
Lihat juga...