Bupati Klaim tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Malang

859
Ilustrasi -Dok
MALANG – Bupati Malang, Rendra Kresna, menyatakan kabupaten yang dipimpinnya saat ini sudah terbebas dari desa tertinggal, bahkan satu desa di antaranya memiliki indeks tertinggi pembangunan nasional.
“Dari 114 desa tertinggal yang terdata pada 2010, sekarang sudah tidak ada lagi, bahkan satu dari desa tertinggal tersebut mendapatkan predikat desa dengan indeks pembangunan tertinggi di Tanah Air, yakni Desa Ngroto, Kecamatan Pujon,” kata Rendra Kresna, di Malang, Jawa Timur, Jumat (14/9/2018).
Rendra mengakui sejak awal menjabat sebagai Bupati Malang pada 2010 dan memasuki periode kedua, pembangunan desa memang menjadi salah satu prioritasnya.
Sudah banyak perubahan yang dirasakan masyarakat desa, baik di bidang pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan dan lainnya. Apalagi, saat ini juga ada dukungan dana desa dari pemerintah pusat yang dikelola masing-masing desa.
Kalau desa hanya mengandalkan dana dari APBD Pemkab Malang saja, katanya, tidak mungkin bisa maju dan terentaskan dari kategori desa tertinggal.
Keberhasilan dan kemajuan desa ini juga tidak lepas dari dukungan yang bersifat kegotongroyongan dari seluruh komponen masyarakat.
Menurutnya, yang dilakukan Pemkab Malang selama ini sudah selaras dengan yang diinginkan Presiden RI, Joko Widodo, yaitu membangun bangsa dari desa atau pinggiran.
“Setiap bulan, saya selaku bupati dan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Malang melakukan kunjungan ke desa-desa melalui kegiatan Bina Desa. Kegiatan ini sangat membantu kami untuk menuntaskan program bina desa tertinggal. Dan, hasilnya sebelum akhir tahun ini sudah tercapai,” ujarnya.
Dalam program Bina Desa, lanjutnya, Pemkab Malang yang didukung seluruh OPD melakukan pembinaan dan pendampingan, agar desa mengalami kemajuan.
Selain itu, OPD terkait juga menyediakan layanan umum, seperti pembuatan akta kelahiran dan perekaman KTP elektronik di tempat, di mana Bina Desa itu diselenggarakan.
Ia mengakui, membangun desa tidak mudah dan tidak bisa dilakukan secara instan, perlu dilakukan bertahap dan intensif.
“Ke depan, saya ingin seluruh desa di Kabupaten Malang menjadi desa yang maju di segala bidang, dengan memanfaatkan dan memaksimalkan potensi masing-masing desa,” katanya.
Bupati Malang bersama seluruh OPD di lingkungan Pemkab Malang setiap bulan turun ke desa-desa dengan Program Bina Desa-nya. Bersama perangkatnya, Bupati Rendra Kresna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusinya.
Sebelumnya, Rendra Kresna menargetkan seluruh desa di wilayah Kabupaten Malang bebas dari kategori desa tertinggal pada 2019. Namun, pada 2018, seluruh desa di Kabupaten Malang yang berjumlah 390 desa itu seluruhnya sudah tertebas dari desa tertinggal. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.