Bupati Minta Penghitungan Aset PDAM Tirta Bhagasasi, Dipercepat

Editor: Koko Triarko

259
BEKASI – Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yassin, meminta percepatan penghitungan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi, segera diselesaikan, agar dapat fokus melayani kebutuhan air bersih di wilayah kabupaten setempat.
Pelayanan PDAM Tirta Bhagasai, saat ini masih belum maksimal di Kabupaten Bekasi, karena sampai sekarang sebagian besar masih melayani pelanggannya di Kota Bekasi. Dan, antara Kota Bekasi dan Pemkab Bekasi sudah sepakat dilakukan pemisahan, telah sampai pada proses perhitungan pemisahan aset antara dua wilayah.
Dirut PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahmat Salim. –Foto: M Amin
“Pemerintah Kabupaten Bekasi, memang menggebu ingin segera selesai soal perhitungan aset, agar pisah dari Pemerintah Kota Bekasi, terkait pengelolaan aset PDAM Tirta Bhagasasi,” ungkap Bupati Kabupaten Bekasi, Neneng Hasanah Yassin, saat peresmian kantor baru dan ulan tahun ke-37 PDAM Tirta Bagasasi, Sabtu (29/9/2018).
Dikatakan, pemisahan perlu dilaksanakan sesegera mungkin, agar PDAM Tirta Bhagasai milik Pemkab Bekasi dapat lebih fokus melayani masyarakat di beberapa wilayah yang masih belum terlayani pemasangan saluran baru, seperti wilatah Cibarusah dan beberapa kawasan lainnya.
Dia mengakui, soal pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi saat ini di wilayah Kabupaten masih belum maksimal. Tetapi, setelah resmi pisah dari Kota Bekasi, maka akan segera melakukan pelayanan maksimal memenuhi kekurangan suplai air bersih di beberapa titik yang lama menunggu.
Dirut PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahmat Salim, mengatakan, menempati kantor baru adalah hijrah dari kota ke kabupaten. Untuk soal pemisahan aset, sambung Usep, saat ini sedang dilakukan melibatkan tim konsultan independen.
Usep juga menyebut, pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi di Kabupaten Bekasi masih mengkover 19 kecamatan dari 24 kecamatan yang ada. Ke depan, melalui dana tambahan akan dimaksimalkan pelayanan.
Terpisah, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengakui Kota Bekasi telah memiliki PDAM Tirta Patriot. Dia meminta segera diselesaikan, tetapi tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Untuk itu, semua tim sudah bekerja melakukan perumusan pemisahannya, karena masih banyak juga warga Kota yang memakai PDAM milik Kabupaten Bekasi.
Dikatakan, soal pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi masuk dalam program 100 hari kerja, sudah menjadi target lama dan harus segera direalisasikan. “Ini saol pemisahan aset, hanya tinggal proses administrasinya saja, dari Direktur ke Direktur” jelas Rahmat Effendi.
Perayaan HUT ke-37 Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Bhagasasi, sekaligus dirangkaikan dengan peresmian kantor baru untuk PDAM Tirta Bagasasi, yang terletak di jalan Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Selesai peresmian kantor baru, terlihat Wali Kota Bekasi bersama Bupati Bekasi bertemu di aula rapat, dan membahas soal pemisahan dari PDAM Tirta Bhagasasi.
Baca Juga
Lihat juga...