Bupati Sukabumi Tidak Akan Rekomendasi Perluasan Lahan Sawit

192
Ilustrasi kebun sawit – Foto: Dokumentasi CDN

SUKABUMI – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, tegas menyebut, pihaknya tidak mengeluarkan rekomendasi seluruh pengajuan perluasan lahan sawit di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Khususnya untuk kawasan utara.

“Wilayah Kabupaten Sukabumi utara tanahnya berupa pegununangan dan tidak cocok untuk dijadikan areal tanaman sawit, apalagi pohon ini banyak menyerap sumber air yang bisa berdampak kepada masyarakat,” kata Marwan, Minggu (16/9/2018).

Lahan perkebunan sawit yang ada di Kecamatan Cikidang, setiap musim kemarau banyak warganya yang kesulitan mendapatkan air. Daerah tersebut berpotensi menyebabkan wilayah Cikidang, rawan kekeringan akibat penyerapan sumber air. Perkebunan sawit yang ada di Cikidang merupakan progam yang tidak tepat. Seharusnya di daerah ini ditanam karet atau teh. Keberadaan perkebunan itu kurang berkontribusi kepada masyarakat sekitar, yang ada malah menjadi masalah.

Awalnya, Cikidang merupakan daerah perkebunan teh dan karet, namun dalam perjalanannya berubah menjadi areal tanaman sawit. Walaupun tujuannya pada saat itu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi kenyataannya tidak ada pengaruh yang didapat masyarakat. “Memang saat itu sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cukup menggiurkan di sektor perkebunan, karena keuntungannya yang melimpah, tetapi untuk sekarang ini komoditas tersebut tidak lagi menjadi lahan bisnis menggiurkan,” tambahnya.

Marwan secara tegas mengatakan, siapapun yang mengajukan perluasan areal lahan perkebunan sawit, akan langsung dicoretnya. Pemberian izin merupakan kewenangan bupati, dan diharapkan masyarakat bijak agar tidak memberikan dukungan perluasan lahan tersebut. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...