Dinkes Terkendala Imunisasi MR di Sekolah

96
Imunisasi, ilustrasi -Dok: CDN

TERNATE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), menggelar imunisasi massal Measles Rubella (MR) di tempat keramaian. Hal itu dilakukan, menyusul terkendalanya proses imunisasi di sekolah-sekolah.

Tercatat, capaian imunisasi MR untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di Ternate masih cukup rendah. Kepala Dinkes Ternate, Fatyiah Summa mengatakan, kendala yang dihadapi saat melaksanakan di sekolah yaitu, masyarakat merasa ragu anaknya diimunisasi MR. “Kita ubah cara pelayanan imunisasi menjadi di tempat keramaian,” tandasnya, Minggu (16/9/2018).

Orang tua murid ada yang menolak imunisasi MR untuk anaknya, karena terbawa oleh informasi mengenai Imunisasi MR di Jawa tentang program tersebut. Alhasil, banyak orang tua yang takut anaknya diimunisasi MR.

Meskipun persetujuan MUI sudah keluar, masih ada masyarakat yang belum mengizinkan anaknya untuk diimunisasi. Imunisasi massal MR di daerah tersebut, dipusatkan di Taman Nukila pada Sabtu (15/9/2018). Sasarannya seluruh anak usia 9 bulan sampai 15 tahun, untuk seluruh kecamatan yang tersebar di Kota Ternate. Imunisasi massal dilakukan, sesuai hasil evaluasi atas pelaksanaan imunisasi MR pada tahap I bulan Agustus melalui sekolah, dan tahap II melalui posyandu. Saat ini hasilnya baru mencapai 40 persen dari sasaran sebanyak 58 ribu anak. (Ant)

Lihat juga...