Disbun Kaltim Sarankan Petani Sawit Bermitra

Editor: Koko Triarko

1.510
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad –Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN – Guna mempermudah jual beli Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur menyarankan kepada petani pekebun untuk bermitra dengan pabrik kelapa sawit
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad, mengaku prihatin dengan kondisi pekebun yang hasil kebunnya atau TBS Sawit yang dibeli perusahaan masih rendah, bahkan jauh dari harga ketetapan tim.
“Belum lagi permasalahan yang terjadi di lapangan, banyak tengkulak yang beli TBS sehingga harga tengkulak yang berlaku di pabrik,” paparnya, Senin, (10/9/2018).
Ujang menjelaskan, persoalan lain yang ditemukan adalah yang terjadi di lapangan banyak tengkulak yang membeli TBS pekebun, sehingga harga tengkulak yang berlaku yang dibeli pabrik.
“Dengan kondisi itu, maka ke depan mekanisme pembelian akan dikoordinasikan oleh instansi terkait dan intensif melakukan pengawasan, guna memastikan berjalannya kesepakatan,” urai Ujang Rachmad.
Untuk itu, pihaknya menyarankan para petani pekebun kelapa sawit dapat bermitra dengan pabrik kelapa sawit (PKS) dalam mempermudah jual beli TBS kelapa sawit. Diketahui banyak pekebun yang belum bermitra dengan PKS.
“Dengan sudah bermitra, padahal komoditi mereka mudah dibeli. Karena pabrik dalam membeli sawit pekebun lebih mengutamakan kualitas TBS, sehingga dianggap masih menyulitkan jual beli pekebun dengan pabrik. Walaupun saat ini sudah ada ketetapan harga oleh tim harga TBS, namun harga di lapangan yang berlaku bagi petani pekebun dengan perusahaan sesuai kemitraan,” tandasnya.
Ujang menambahkan program jangka panjang nanti akan dilakukan kemitraan sistem zonasi antara petani dan PKS yang difasilitasi OPD membidangi pertanian.
“Kami harapkan, pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap kemitraan antara pekebun dengan perusahaan yang sudah ada untuk ditata kembali,” ujar Ujang.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kaltim terus mendorong perkebunan kelapa sawit, karena memberikan kontribusi yang cukup besar pada pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat.
Berdasarkan data, luasan kelapa sawit di Kaltim mencapai 1,2 juta hektare plasma dan kebun rakyat seluas 292 ribu hektare.
Baca Juga
Lihat juga...